BERAU TERKINI – Sebuah kendaraan truk roda 10 jenis Nissan CWB 45 terbakar di workshop PT SBB, Jalan Kalimarau 2, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (21/1/2026) malam.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korsleting kabel menjadi dugaan utama penyebab kebakaran.

Kendati truk tersebut diketahui sudah lama tidak digunakan, namun kabel aki masih terpasang yang diperparah dengan kondisi cuaca panas saat kejadian.

“Kendaraan terakhir digunakan pada 24 Desember 2025. Tidak ada suara ledakan, kami menduga api muncul akibat hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan,” jelasnya.

Dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa, baik luka ringan maupun luka berat. 

Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat kerusakan pada kendaraan.

“Dari pengakuan korban, kerugian mencapai Rp100 juta,” jelasnya.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 20.20 WITA.

Kejadian bermula saat seorang saksi yang hendak mengeluarkan kendaraan dari area workshop mencium bau asap yang tidak biasa.

“Merasa curiga, saksi kemudian memberitahukan petugas keamanan workshop. Saat dilakukan pengecekan bersama, terlihat asap keluar dari bagian kabin sebelah kiri truk,” ungkap Budi.

Upaya awal pemadaman sempat dilakukan dengan menggunakan empat unit alat pemadam api ringan (APAR). 

Namun, api terus membesar dan sulit dikendalikan. Kondisi tersebut memaksa saksi dan petugas keamanan berteriak meminta bantuan ke asrama Skadron 13/ABY yang berada tepat di samping lokasi workshop.

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran, personel Polres Berau, serta Polsek Teluk Bayur tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman lanjutan.

“Api akhirnya berhasil dikendalikan dan padam sepenuhnya sekitar pukul 21.10 WITA,” pungkasnya. (*)