BERAU TERKINI – Penyanyi Tri Suaka bakal menemani malam mingguan wisatawan di Berau pada event Maratua Musik Festival 2025.
Tri Suaka dipastikan bakal manggung di Maratua Musik Festival yang akan digelar pada 8 November 2025.
Tak hanya sendiri, dalam Maratua Musik Festival itu, Tri Suaka juga akan ditemani sang istri, Nabila Maharani, yang jadi bintang tamu.
Selain itu, ada pula penampilan band nasional YUHU asal Yogyakarta yang berisikan Kakang Atmojo, Bemandry, dan Fammi.
Maratua Musik Festival merupakan event anyar yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau.
Event yang telah berlangsung mulai 4 November itu akan ditutup pada Sabtu (7/11/2025).
Tri Suaka mengaku sengaja memilih manggung di Maratua karena tertarik dengan wisata bahari Berau, terutama ingin memancing ikan besar di laut lepas.
Dia tidak banyak pertimbangan dalam mengambil pekerjaan untuk manggung di Pulau Maratua.
“Saya juga suka mancing, tertarik dengan Maratua yang punya keindahan wisata baharinya,” kata Tri Suaka.
Hal senada diungkapkan sang istri, Nabila Maharani.
Konten kreator yang terkenal karena cover lagu dengan suara merdu ini mengaku sejak lama ingin bertandang ke Maratua.
Bahkan, pulau terluar Indonesia masuk dalam wishlist liburan keluarganya pada tahun ini.
Dia pun bersyukur dapat berkunjung sekaligus bekerja bersama sang suami di pulau tersebut.
“Saya sangat tertarik karena sering muncul di tiktok,” tutur perempuan berparas mungil itu.
Tak hanya bekerja, dia juga tertarik dengan kekayaan kuliner laut di Pulau Maratua.
Dia ingin menikmati kepiting hingga ikan segar saat berada di pulau tersebut.
Nabila juga mengaku ingin membuat konten liburan di sana sekaligus mempromosikan Pulau Maratua ke 1,7 juta subscribernya di YouTube.
“Pokoknya kita nikmati semua dan akan menghibur semua wisatawan yang datang ke Maratua,” ucapnya.
Sementara itu, Kakang Atmojo sambil bercanda mengaku sudah menyiapkan obat khusus untuk mengatasi kemungkinan naiknya penyakit kolesterol.
“Yang terpenting hiburan bagi masyarakat dan promosikan wisata di Berau,” kata dia.
Sekretaris Disbudpar Berau, Abdul Majid, menjelaskan, event tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempromosikan destinasi wisata bahari Berau.
Dengan intens menggelar event pariwisata, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Bumi Batiwakkal setiap tahunnya.
“Harmoni antara musik, wisata, dan lingkungan. Ini harus menjadi terobosan yang baik untuk mengenalkan wisata di Berau,” ucapnya.
Untuk memastikan kunjungan wisata, pihaknya telah menggandeng pihak ketiga melakukan pendataan kepada pengunjung.
Data tersebut bakal dijadikan pegangan pemerintah untuk mempertimbangkan penyelenggaraan Maratua Musik Festival pada 2026.
“Jadi kita punya data konkret,” sebutnya.
CEO Mata Sanggam, Morten, menyatakan telah menyiapkan metode khusus untuk menjaring data kunjungan wisata ke Maratua.
Pihaknya memastikan pengisian biodata diri hingga tempat menginap selama berada di Pulau Maratua.
“Data ini akan kami berikan ke Disbudpar Berau untuk dikelola,” ujarnya.
Morten berharap, event tersebut dapat menjadi jawaban atas kebutuhan promosi pariwisata di Berau dan meningkatkan kunjungan wisata ke semua destinasi.
“Karena sudah bagian dari komitmen kami dengan bintang tamu,” tegasnya. (*/Adv)
