BERAU TERKINIKolaborasi antara TP PKK Berau dengan Puskesmas diharap mampu tekan angka stunting.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Berau terus memperkuat sinergi dengan puskesmas di seluruh kecamatan untuk menurunkan angka stunting.

Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang meminta agar PKK dan puskesmas berkolaborasi dalam penanganan masalah gizi anak.

Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis mengungkapkan bahwa pihaknya secara rutin turun langsung ke lapangan, melakukan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat.

“Kita melihat langsung kondisi anak-anak yang terdampak stunting. Biasanya kita cek apa penyebabnya sehingga pertumbuhan mereka terhambat. Banyak di antaranya kurang nafsu makan,” ungkapnya.

Sri menambahkan, intervensi berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sudah berjalan dengan baik dan disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak berdasarkan usia.

“PMT ini didampingi oleh ahli gizi, sehingga asupan kalori yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak. Namun yang paling penting adalah asupan makanan pokok di rumah yang harus tetap diperhatikan,” jelasnya.

Meski tidak memiliki program khusus, PKK Berau tetap aktif melakukan pembinaan di seluruh posyandu yang tersebar di 13 kecamatan.

“Kegiatan pembinaan ini diberikan kepada PKK di masing-masing kecamatan agar penanganan stunting bisa lebih merata,” pungkasnya.(*)