BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memberikan keterangan soal belanja modal senilai Rp25 miliar berupa renovasi hingga belanja interior rumah jabatan pada APBD Kaltim 2025 lalu.
Rudy Mas’ud menerangkan bila belanja itu diberikan untuk memperbaharui isi dari rumah dinas yang sudah tak layak pakai.
Mulai dari elektronik seperti televisi yang sudah rusak, lalu toilet yang membutuhkan perbaikan.
Lalu sofa yang sudah tidak layak, kemudian lampu dan kebutuhan lainnya yang bisa merapikan penampakan rumah tersebut.
Perihal ini dia klarifikasi saat di wawancara cegat oleh awak media di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.
“Banyak hal yang harus dibenahi dari rumah dinas itu,” kata Rudy Mas’ud, dalam laporan Suara.

Pun pembenahan tak hanya diberikan di rumah dinasnya saja.
Rumah jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji mendapatkan sentuhan serupa.
Ruang tamu VIP gubernur, hingga pendopo juga diperbaiki agar tampak lebih rapi dan membuat setiap tamu nyaman saat berkunjung.
“Jadi Rp25 miliar itu bukan untuk rujab gubernur saja,” kata dia.
Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan bahwa rumah dinas gubernur tersebut sebelumnya sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah ditempati.
Ia memutuskan untuk tinggal di sana agar bisa bekerja lebih efektif dan efisien karena letaknya yang bersebelahan dengan Kantor Gubernur.
“Saya tinggal di rumah dinas saja biar lebih efektif, efisien, dan produktivitasnya lebih baik. Karena kantornya di samping, jadi kami jalan kaki,” tuturnya.
Keputusan ini diambil untuk menghindari pengeluaran tambahan seperti biaya menginap di hotel yang sering dilakukan pejabat sebelumnya jika tidak menempati rumah dinas.
Terkait besaran angka Rp25 miliar, Rudy mengaku tidak memantau secara mendetail karena proses teknis dan penganggaran berada di bawah kendali Biro Umum dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Dan sekarang sudah selesai, rumah dinasnya sudah kita tempati,” pungkasnya.

