BERAU TERKINU- Upaya meningkatkan kualitas layanan wisata di Pulau Derawan terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan toilet umum di kawasan pantai yang menjadi titik favorit wisatawan.

Fasilitas tersebut dibangun oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Berau dan ditempatkan di area landmark bertuliskan “Pulau Derawan”, lokasi yang kerap dipadati wisatawan untuk berenang maupun berfoto.

Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengatakan keberadaan toilet umum ini menjadi bagian dari pemenuhan prasarana dasar pariwisata yang selama ini dibutuhkan pengunjung.

“Lokasinya strategis, dekat area berenang. Jadi wisatawan bisa langsung bilas atau menggunakan toilet tanpa harus jauh-jauh,” ujarnya.

Selain menunjang kenyamanan wisatawan, fasilitas ini juga dikelola secara mandiri oleh kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Foto Pulau Derawan dari udara.
Foto Pulau Derawan dari udara.

Dari pengelolaan tersebut, diterapkan tarif retribusi yang hasilnya masuk ke kas BUMK untuk mendukung operasional dan perawatan fasilitas.

Tarif yang diberlakukan pun relatif terjangkau, yakni Rp2 ribu untuk buang air kecil, Rp3 ribu untuk buang air besar, dan Rp5 ribu untuk mandi. Penetapan tarif dilakukan melalui musyawarah kampung, tanpa campur tangan langsung dari Disbudpar.

Indra berharap, keberadaan toilet umum ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi wisatawan, tetapi juga mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan Pulau Derawan.

“Apalagi saat libur Natal dan Tahun Baru, jumlah wisatawan meningkat. Kami harap fasilitas ini dimanfaatkan dengan baik dan kebersihan tetap dijaga,” pungkasnya.(*)