BERAU TERKINI – SPPG Gunung Panjang di Berau bakal menambah jumlah porsi MBG yang didistribusikan dari semula 1.611 porsi menjadi 2.153 porsi.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Panjang, Berau, mengumumkan jumlah pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) akan mengalami peningkatan signifikan mulai bulan depan. Dari sebelumnya hanya 1.611 porsi per hari, jumlah tersebut akan bertambah menjadi sekitar 2.153 porsi per hari.
Peningkatan ini disebabkan oleh penambahan tiga sekolah baru yang akan menerima program MBG. Tiga sekolah tersebut yaitu TK Ibnu Katsir dengan jumlah siswa sebanyak 111 orang, SDN 08 Tanjung Redeb dengan 286 siswa, dan SMK Kesehatan yang memiliki 145 siswa.
Kepala Lapangan SPPG Gunung Panjang, Fadli Erison, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei langsung ke ketiga sekolah tersebut serta menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk kesiapan distribusi MBG di lokasi baru.

“Kami sudah MoU dengan sekolah-sekolah tersebut dan telah melakukan survei langsung kemarin. Jadi mulai bulan depan, porsi pendistribusian MBG kami akan naik menjadi sekitar 2.153 porsi per hari,” ungkap Fadli saat ditemui di dapur produksi SPPG Gunung Panjang, Selasa (16/9/2025).
Fadli Erison menambahkan, jumlah pendistribusian MBG akan terus meningkat secara bertahap. Hal ini sejalan dengan instruksi dari pemerintah pusat yang menargetkan setiap SPPG mendistribusikan antara 3.000 hingga 4.000 porsi MBG setiap hari.
“Kami optimis tahun ini SPPG Gunung Panjang bisa mencapai target lebih dari 3.000 porsi per hari. Namun tentu ini perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk tambahan tenaga relawan untuk membantu proses memasak dan pengemasan,” katanya.
Dirinya memastikan, SPPG Gunung Panjang terus mengedepankan aspek kebersihan dan kelayakan gizi dari setiap porsi MBG yang dibagikan. Dia juga memastikan bahwa setiap proses memasak diawasi langsung oleh ahli gizi, dan setiap harinya dilakukan pengambilan sampel makanan guna memastikan kualitas dan keamanannya.
“Setiap hari kami lakukan kontrol ketat. Ahli gizi selalu memantau proses masak. Menu MBG juga dirancang langsung oleh tim gizi agar seimbang dan sesuai kebutuhan anak sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fadli menerangkan bahwa satu porsi MBG yang dibagikan setiap hari mengandung komposisi makanan pokok, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah-buahan. Adapun untuk menu hari ini, MBG berisi nasi, ayam goreng, tumis tempe kacang panjang, irisan timun dan tomat, serta buah pisang.
Untuk nilai gizi MBG porsi kecil pada menu hari ini, yang diperuntukkan bagi anak-anak TK hingga kelas 3 SD, yaitu terdapat energi sebesar 361,4 kalori, protein 11 gram, lemak 14,7 gram, dan karbohidrat (KH) 45,7 gram.
Sedangkan untuk porsi besar pada menu hari ini, yang ditujukan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA/SMK, antara lain yakni mengandung energi sebesar 732 kalori, protein 21,2 gram, lemak 25,1 gram, dan karbohidrat 105,2 gram.
“Porsi MBG memang dibedakan agar sesuai kebutuhan usia dan aktivitas anak-anak. Jadi tidak semua anak mendapatkan jumlah porsi yang sama, tapi semuanya tetap bergizi seimbang,” tutur Fadli.

Fadli juga menyampaikan harapan besar dari SPPG Gunung Panjang agar program MBG ini dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak anak-anak sekolah di Kabupaten Berau.
“Kami berharap program MBG ini benar-benar bisa menjadi solusi nyata untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah, khususnya di daerah kita,”
Tak hanya itu, ia juga berharap dengan adanya program MBG ini tidak ada lagi anak yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar, dan mereka bisa tumbuh dengan sehat serta cerdas.
Untuk diketahui, program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan gizi anak usia sekolah, sekaligus menurunkan angka stunting secara nasional.
