BERAU TERKINI – Timnas Indonesia U-17 mengalami kekalahan lawan Zambia di laga pembuka grup H Piala Dunia U-17.
Meski sempat unggul satu gol lewat Zahaby Gholy, pasukan Garuda Muda akhirnya kalah.
Di mana hasil akhir, Timnas Indonesia U-17 kalah 1-3 saat melawan Zambia.
Saat ini Garuda Muda berada di peringkat ketiga klasemen grup H, hanya unggul selisih gol dari Honduras.
Walau kalah di laga perdana, pasukan Nova Arianto masih memiliki peluang lolos ke babak grup Piala Dunia U-17.
Akun statistik di X yakni @StatsRocketX memprediksi peluang Timnas Indonesia U-17 lolos sebesar 38 persen.
Dengan catatan, Timnas Indonesia berhasil memenangkan satu laga antara melawan Brasil atau Honduras.
Peluang Indonesia untuk lolos bisa mencapai 80 persen jika meraup 4 poin dari dua laga tersisa.

“Kekalahan 1-3 melawan Zambia berarti masih banyak kerja keras, namun simulasi menunjukkan peluang masih terbuka di grup H,” tulis akun @StatsRocketX
“Jika meraih 3 poin maka peluang lolos sebesar 38 persen, yakni lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik,” lanjutnya.
“Namun jika meraih 4 poin maka peluang lolos meningkat menjadi 80 persen,” jelasnya.
Dengan simulasi tersebut maka Timnas Indonesia U-17 tidak boleh kalah saat melawan Brasil dan Honduras.
Kekalahan melawan Brasil atau Honduras berarti memperkecil peluang Garuda Muda untuk lolos ke babak berikutnya.
Adapun pelatih Nova Arianto mengungkapkan alasan kekalahan anak asuhnya.
Dia mengatakan, Garuda Muda gagal mengantisipasi kecepatan Zambia.
“Kalau soal game plan, sejak awal kami sudah mengantisipasi kecepatan Zambia, baik di sisi kanan maupun kiri,”kata Nova Arianto, Rabu (5/11/2025) dikutip dari Beritasatu.
Menurutnya, anak asuhnya kerap lengah dengan kecepatan yang dimiliki Zambia.
“Namun memang karena kecepatan mereka, ada sedikit kelengahan. Namun, saya kira wajar karena ini levelnya Piala Dunia U-17,” jelasnya.
