BERAU TERKINI – Harapan untuk mempercepat akses menuju destinasi wisata internasional melalui jalur udara harus tertunda.
Penerbangan Wings Air rute Kalimarau-Maratua dikabarkan berhenti beroperasi sementara waktu.
Layanan yang sempat terbang perdana pada 16 Januari lalu ini terpaksa dihentikan akibat okupansi penumpang yang sangat rendah.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengungkapkan, sejak peluncuran perdananya, maskapai tersebut tercatat hanya melakukan empat kali penerbangan.
Rendahnya minat masyarakat disinyalir karena publik masih lebih memilih menggunakan jalur laut atau speedboat untuk menuju Pulau Maratua.

“Pesawat Wings Air rute Berau-Maratua dari manajemen Lion Group disetop dulu karena okupansi penumpang yang rendah,” ungkap Patah saat memberikan keterangan pada Senin (16/3/2026).
Faktor harga tiket yang mencapai angka Rp900 ribu menjadi pemicu utama menurunnya minat calon penumpang setiap harinya.
Selain harga yang melambung, kebijakan bagasi berbayar juga menjadi keluhan, mengingat wisatawan biasanya membawa banyak barang bawaan saat hendak berlibur.
Kondisi ini membuat operasional pesawat jenis baling-baling tersebut sulit dipertahankan sejak Februari lalu.
“Karena kan ini pesawat propeller, tarifnya lebih mahal,” imbuh Patah.
Padahal, pihak otoritas bandara mengaku telah melakukan berbagai strategi untuk menarik minat pasar, termasuk menggencarkan publikasi di berbagai media sosial.
Meski pada penerbangan perdana jumlah penumpang terbilang cukup menjanjikan, namun jumlah tersebut terus menyusut drastis hingga maskapai benar-benar kehilangan penumpang pada bulan kedua tahun ini.
“Februari sudah tidak terbang lagi dia, sudah sebulan tidak terbang lagi,” pungkasnya. (*)

