TANJUNG REDEB – UPTD Puskesmas Kampung Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, meraih penghargaan sebagai fasilitas kesehatan dalam pencatatan dan pengelolaan bahan obat-obatan farmasi pada periode 2024.

Penghargaan tersebut diberikan langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atas ketelitian tim farmasi di UPTD Puskesmas Kampung Bugis dalam mencatatkan logistik farmasi menggunakan aplikasi SMILE.

Plt Kepala Puskesmas Bugis, Datik Yuli Darwati, mengatakan, secara manajemen, pihaknya hanya memastikan setiap pencatatan selalu tertib ke aplikasi pihak ketiga tersebut.

“Jujur saja, kami kaget dapat penghargaan ini. Tapi ini berkat keseriusan teman-teman di puskesmas dalam mendata stok obat kami,” kata Yuli, Jumat (23/5/2025).

Tak semua laporan obat yang dicatat dalam aplikasi tersebut, namun khusus pada program prioritas pengobatan, seperti obat untuk TBC, HIV dan Malaria.

Pelaporan pun dilakukan secara berkala. Paling lambat pelaporan tersebut dicatat setiap bulan pada hari kerja.

Dia berkeyakinan, penghargaan tersebut diberikan atas koordinasi apik antara penanggung jawab program TBC, HIV dan Malaria ke pihak farmasi, IFK dan Dinkes Berau dalam pengelolaan logistik obat dan non obat.

“Karena memang stok obatan ini harus selalu kami pastikan berada di ruang gudang obat di Puskesmas,” bebernya.

Menurut dia, kepastian laporan stok obat di Puskesmas Bugis sangat penting untuk memastikan pelayanan bagi pasien untuk tiga penyakit tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi tim kesehatan di puskesmas kami,” sebutnya.

Ke depan, dia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk memberikan obat yang tepat kepada para pasien yang dirawat di puskesmas yang memiliki UGD tersebut.

“Itu sudah jadi moto kami. Semoga penghargaan ini bisa memecut semangat kami untuk bisa bekerja lebih baik lagi,” tutup Yuli. (*/Adv)