BERAU TERKINI — Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau, Rudi Mangunsong langsung bergerak cepat menjalankan agenda konsolidasi internal partai.
Langkah awal ini dilakukan untuk memperkuat struktur partai, mulai dari tingkat kabupaten hingga kampung, sesuai instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Rudi mengatakan, agenda pertamanya adalah membenahi kepengurusan secara menyeluruh.
Penataan ini dinilai menjadi fondasi utama yang akan menentukan kemampuan partai menghadapi agenda politik ke depan.
“Ini agenda utama. Pembenahan struktural harus dimulai dari bawah. Seluruh pengurus akan ditata kembali sesuai arahan DPP,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Berbicara mengenai Pemilu 2029 dan agenda politik mendatang, Rudi menegaskan, PDIP Berau akan menetapkan target yang realistis namun tetap menantang, yakni minimal meraih satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil).
“Tidak usah muluk-muluk lah. Minimal tiap dapil ada satu perwakilan. Yang penting, kami tempatkan kader terbaik dan bekerja maksimal turun ke bawah melihat situasi lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh kerja konsolidasi ini bukan hanya untuk memperkuat internal, tetapi juga secara spesifik mempersiapkan partai menghadapi Pilkada dan Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.
Dalam kepengurusan yang baru, PDIP Berau menghadirkan energi segar dengan melibatkan banyak generasi muda.
Rudi menuturkan, sekitar 50 persen struktur pengurus kini diisi oleh anak-anak muda yang visioner.
Generasi muda ini disiapkan untuk memikul peran penting sebagai pemikir, perumus strategi, sekaligus pekerja di lapangan.
“Kami punya banyak anak muda yang visioner. Mereka ini pemikir dan pekerja. Karena itu wajib diberi ruang, termasuk menempatkan mereka di kursi-kursi strategis,” katanya.
Rudi menegaskan, kunci utama keberhasilan adalah budaya kerja gotong royong di semua tingkatan struktur.
“Kita upayakan semaksimal mungkin dengan gotong royong bersama seluruh struktural pengurus. Yang penting kerja turun ke masyarakat dan benar-benar memahami kondisi di lapangan,” pungkasnya. (*)
