BERAU TERKINI – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan peringatan tegas kepada para pelaku industri pertambangan.
Rudy meminta agar aktivitas investasi yang berjalan harus selaras dengan pemeliharaan kepentingan dan fasilitas umum.
Sentilan tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan jajaran manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Gubernur yang akrab disapa Harum itu secara khusus memuji KPC yang telah bergerak cepat memperbaiki jalan longsor. Perbaikan di poros nasional Sangatta-Bengalon itu membuat jalur vital tersebut kini bisa kembali dilewati dua arah.
Aksi tersebut merupakan hasil kerja sama KPC dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kaltim.
“Alhamdulillah jalan ini sudah bisa dilewati dua jalur,” ujar Gubernur Harum saat menerima kunjungan manajemen PT KPC di Samarinda, Rabu (1/10/2025) kemarin.
Namun, pujian tidak berhenti di situ, Rudy langsung memberikan catatan tegas. Ia menyatakan, meskipun mendukung investasi pertambangan yang berkontribusi besar bagi ekonomi, perusahaan tidak boleh abai terhadap fasilitas publik.
Ia mengingatkan, jalan yang menjadi akses utama masyarakat tidak boleh terganggu. Pihak KPC pun disebutnya telah berjanji akan terus merapikan jalan tersebut demi keamanan pengguna.
“Jalan poros Sangatta-Bengalon ini merupakan jalur vital untuk pendistribusian barang dan logistik, serta menghubungkan daerah di Kaltim hingga ke Kaltara,” tegasnya. (*)
