TANJUNG REDEB – Kawasan Tepian Sungai Segah kembali dibersihkan oleh para pedagang pada Senin (21/7/2025).
Sebanyak 50 pedagang mengulang pembersihan yang digelar pekan lalu dengan menyikat sepanjang Tepian Jalan Ahmad Yani tersebut.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud dari pengetatan aturan berjualan di tepian berdasarkan pesan lisan Bupati Berau, Sri Juniarsih, dan amanat tim penertiban kawasan tepian.
Koordinator Persatuan Pedagang Kuliner Tepian Segah (PPKTS), Saparuddin, mengatakan, kegiatan pembersihan tepian tersebut rutin digelar minimal satu bulan sekali.
Kegiatan itu sengaja digelar pada Senin pagi karena pada akhir pekan lalu tepian ramai dan pelapak sibuk hingga larut malam.
“Ya ini melaksanakan arahan umi (Bupati Sri Juniarsih) kemarin kan, makanya kami gotong-royong lagi hari ini,” tutur Daeng Sapar.
Dia mengungkapkan, pasca gotong royong pekan lalu, pihaknya melangsungkan rapat di internal pengurus PPKTS. Hasilnya disepakati agenda rutin bulanan untuk menyikat lantai tepian setiap bulan.
Selain itu, disepakati pula hukuman bagi pelapak yang absen dari kegiatan bersih-bersih tepian.
Daeng Sapar menegaskan, bila tak ikut berpartisipasi, pelapak harus siap menerima sanksi tak boleh jualan pada malam Minggu.
Kegiatan bersih-bersih tepian juga disebut sebagai inisiatif para pedagang. Sebab, sering pula pihaknya menerima komplain terkait kebersihan tepian dari para pelanggan.
Dia mengungkapkan, pihaknya terkendala alat mesin semprot berukuran besar atau alkon.
Dia berharap, ke depan mendapatkan bantuan alat kebersihan yang dapat digunakan setiap kali bersih-bersih kawasan tepian.
“Sama seperti mesin mobil semprot itu, karena yang kami punya kecil,” kata dia.
Sementara itu, anggota KKKTS, Irama, menyatakan tak keberatan dengan kegiatan bersih-bersih tepian. Sebab, sebagai pengguna kawasan, hal itu sudah menjadi kewajiban.
Akan tetapi, dia berpesan, pengunjung juga turut bekerja sama dengan pedagang untuk menjaga kebersihan tepian.
Petugas kebersihan penerima iuran pedagang juga agar memantau langsung sampah yang menumpuk di tong yang telah disiapkan.
“Sama-sama kita jaga tepian ini,” ucapnya. (*)
