BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, kembali menegaskan pentingnya loyalitas bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik atau bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.
Saat dikonfirmasi awak media, Sri Juniarsih menjelaskan, loyalitas menurut versinya sangat berkaitan dengan disiplin dan kepatuhan ASN terhadap dasar negara dan pimpinan, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.
Loyalitas kepada pemerintah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Aturan ini mencakup nilai dasar yang wajib diemban oleh ASN, yakni BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Harus loyal ke pemerintah, karena ada target (program prioritas) yang harus dituntaskan,” kata Sri Juniarsih.
Menurut Sri Juniarsih, sikap tidak loyal dapat dinilai dari sepak terjang pegawai yang tidak mengetahui dan menjalankan nilai dasar ASN.
Indikasi ASN yang tidak loyal meliputi tidak memiliki pandangan dasar seperti pengabdian terhadap Pancasila dan UUD 1945.
Lalu, tidak mengerti arahan pimpinan hingga visi pemerintah, dan bertindak di luar aturan perundangan yang berlaku, seperti tidak memiliki etos kerja atau melakukan tindak pidana korupsi.
Selain itu, mengambil kebijakan di luar pengetahuan kepala daerah serta berani mengungkap dokumen rahasia pemerintah, yang dianggapnya dapat berdampak pada stabilitas di tubuh pemerintahan.
“Ini tidak dapat ditoleransi. Jangan mengambil kebijakan di luar pengetahuan kepala daerah, itu saya tegaskan,” tegasnya.
Disinggung mengenai apakah ada Kepala OPD atau ASN spesifik yang ia maksud bersikap di luar perintahnya, Sri Juniarsih enggan membeberkan.
Ia menegaskan, penilaian kinerja adalah hak prerogatifnya. “Jangan mancing-mancing saya ya,” kelakarnya.
Sri Juniarsih juga menekankan, terdapat tiga kunci utama yang ia gunakan untuk menilai ASN layak mendapatkan posisi strategis di pemerintahan, yakni loyalitas, profesional, dan integritas.
Menurutnya, kecerdasan adalah penilaian tambahan atau bonus, karena hal itu dapat ditingkatkan dengan belajar.
Sementara, tiga syarat utama tersebut merupakan komitmen yang harus tumbuh dari dalam jiwa ASN.
“Kalau cerdas itu bonus, terpenting itu punya loyalitas kepada pemerintah,” tutupnya. (*/Adv)
