BERAU TERKINI – Menyusul masih tingginya kasus kecelakaan laut, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran serta layanan Gerai Pas Kecil di Dermaga Sidayang, Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, 5-6 Februari 2026.

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus mendorong ketertiban administrasi kapal. 

Khususnya di wilayah kepulauan, seperti Tanjung Batu, yang memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata.

Kepala KUPP Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, mengatakan, keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah.

“Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pengguna transportasi laut. Kepatuhan terhadap standar keselamatan, adalah kunci utama melindungi jiwa manusia di laut,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, KUPP Kelas II Tanjung Redeb memberikan pemahaman mengenai standar keselamatan pelayaran, mulai dari kelaiklautan kapal, kelengkapan alat keselamatan, kompetensi awak kapal, hingga kelengkapan dan keabsahan dokumen kapal.

“Banyak kecelakaan laut terjadi akibat kelalaian manusia, serta tidak terpenuhinya persyaratan teknis dan administrasi kapal,” paparnya.

Selain sosialisasi, masyarakat juga difasilitasi dengan layanan Gerai Pas Kecil yang mempermudah pemilik kapal kecil dalam mengurus sertifikat dan dokumen kapal.

Pihaknya ingin memastikan, masyarakat nelayan, terutama pemilik kapal kecil, mendapatkan akses pelayanan yang mudah.

“Agar mereka tertib administrasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi bagian dari upaya perlindungan keselamatan pelayaran,” jelasnya.

Lister juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, instansi teknis, organisasi nelayan, serta masyarakat pengguna transportasi laut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh budaya keselamatan pelayaran di Pulau Derawan, sehingga angka kecelakaan laut dapat ditekan.

“Terpenting dapat menciptakan transportasi laut yang aman, tertib, dan lancar di perairan Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*)