BERAU TERKINIProgres pembangunan BLK Berau sudah mencapai 57 Persen, Disnakertrans Berau targetkan rampung Desember 2025.

Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau terus menunjukkan progres signifikan.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menyebutkan, hingga awal September 2025, proses pengerjaan fisik BLK tersebut telah mencapai 57 persen dan diperkirakan rampung pada akhir tahun, tepatnya Desember 2025.

Dia menjelaskan bahwa pembangunan BLK merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja lokal, terutama di sektor-sektor yang memiliki kebutuhan tinggi di dunia industri.

“Untuk perkembangan pembangunan BLK saat ini sudah di angka 57 persen ternyata, dan kemarin saya sudah mengecek langsung ke tempat. Target kami, Desember 2025 bisa selesai seluruhnya secara fisik dan bisa mulai dimanfaatkan awal tahun depan,” ujar Zulkifli saat dihubungi Berauterkini.co.id, Selasa (2/9/2025).

Menurut Zulkifli, jika tidak ada hambatan berarti, BLK akan melakukan soft launching pada Januari 2026. Tahapan ini menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan operasional penuh secara bertahap.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari dan DPUPR saat mengunjungi lokasi BLK
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari dan DPUPR saat mengunjungi lokasi BLK (Dok:. Disnakertrans Berau)

Pada tahap awal operasional, ia bilang, Disnakertrans Berau akan memfokuskan program pelatihan pada sektor alat berat, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi yang berkembang pesat di Kabupaten Berau.

“Untuk tahap awal, kami akan membuka pelatihan khusus di alat berat. Ini sejalan dengan kebutuhan dunia kerja di Berau. Namun karena masih dalam tahap awal dan menyesuaikan dengan kapasitas yang ada, sementara ini hanya bisa menampung 16 peserta pelatihan,” jelas Zulkifli.

Dia menambahkan, jumlah tersebut akan ditingkatkan secara bertahap seiring dengan kelengkapan fasilitas dan penambahan instruktur. Pihaknya juga tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar di Berau agar lulusan dari BLK memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.

“Kemudian, kami juga sangat berharap besar kepada sektor swasta untuk turut ambil bagian dalam pembangunan dan pengembangan fasilitas pelatihan di BLK,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zulkifli menilai bahwa keberadaan BLK ini juga dapat menjadi solusi konkret dalam mengurangi angka pengangguran di Berau, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri.

Selain itu, menurut dia, adanya BLK ini dapat memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal yang tidak sekadar teori, tetapi benar-benar mencerminkan kebutuhan industri, baik yang sudah ada maupun yang akan tumbuh di masa mendatang.

“Harapan kami, BLK ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami ingin tenaga kerja kita tidak hanya menjadi penonton di kampung sendiri, tapi bisa berkompetisi dan berkontribusi nyata,” imbuhnya.