BERAU TERKINI – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau, Taupan Madjid, mengakui, target juara umum yang diharapkan Bupati Berau pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 cukup berat. 

Beratnya target tersebut disebabkan keterbatasan anggaran serta kesiapan atlet dan sarana pendukung.

Taupan menilai, keinginan menjadi juara umum merupakan hal wajar. 

Namun, setiap daerah tentu memiliki ambisi yang sama, sehingga diperlukan sikap realistis melihat kondisi yang ada.

“Semua daerah pasti ingin juara umum, tapi kita juga harus realistis,” ujar Taupan, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan hasil Babak Kualifikasi yang telah dilaksanakan, meski tidak masuk dalam perhitungan resmi peringkat, perolehan medali menunjukkan Kabupaten Berau berada di posisi kelima.

Sementara, posisi teratas masih ditempati Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur.

Ia menambahkan, Kabupaten Paser menjadi salah satu daerah yang cukup ambisius dengan menurunkan atlet di 63 cabang olahraga. 

Selain itu, sarana dan prasarana olahraga di daerah tersebut juga disiapkan secara maksimal.

Meski demikian, KONI Berau menegaskan tetap akan berupaya maksimal apabila pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, terutama dari sisi anggaran.

“Kalau pemerintah daerah mendukung dari segi anggaran, Berau siap tampil habis-habisan. Apa yang menjadi harapan pemerintah, tentu akan kami dukung,” jelasnya.

Sebaliknya, apabila pengajuan anggaran tidak sesuai kebutuhan, KONI menilai sulit untuk memasang target tinggi.

Apalagi, Porprov 2026 direncanakan berlangsung pada November, sehingga membutuhkan persiapan serius melalui pemusatan latihan, pembiayaan vitamin, serta fasilitas pendukung atlet.

“Anggaran Porprov yang kami ajukan sampai sekarang belum ada kejelasan. Berapa besarannya ini yang perlu dipastikan,” paparnya.

“Peran pemerintah daerah juga penting untuk memaksimalkan dukungan dari pihak swasta,” tambahnya.

Adapun terkait pemberian bonus kepada atlet berprestasi di ajang PON dan Paralimpik, KONI Berau menilai hal tersebut sebagai bentuk apresiasi yang wajar dan lazim dilakukan oleh seluruh daerah.

“Ibu Bupati juga menyampaikan bahwa besaran bonus bervariasi. Ada daerah yang memberikan Rp100 juta, Rp150 juta, sementara Berau Rp50 juta. Itu tergantung standar dari Bapenda dan Dispora,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya bonus tersebut, para atlet Berau semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasi ke depan. 

Saat ini, masih ada beberapa cabor masih mengikuti Babak Kualifikasi.

“Pemberian bonus diharapkan mampu menambah semangat atlet dalam menghadapi Porprov mendatang,” pungkasnya. (*)