TANJUNG REDEB – Budaya merawat tanaman obat keluarga (Toga) atau dikenal Apotek Hidup rutin dilakukan pegawai UPTD Puskesmas Kampung Bugis.
Tanaman mulai dari jahe, kunyit, daun sirih, daun kumis kucing hingga kayu manis, tersedia dan tumbuh subur di lahan pertanian berukuran 3×4 meter di dalam kawasan puskesmas.
Menurut Kepala Puskesmas Kampung Bugis, Datik Yuli Darwati, kebiasaan tersebut telah rutin dilaksanakan sejak awal puskesmas tersebut diresmikan pada akhir tahun lalu.
“Ini sudah aktif sejak kami kelola bangunan baru ini. Bahkan sejak dari gedung lama,” kata Datik Yuli, Senin (9/6/2025).
Dia mengungkapkan, proses budidaya mulai dari penanaman bibit, penyiraman dan pemupukan tanaman dilakukan secara bergilir setiap tiga kali dalam sepekan. Setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, 5-6 pegawai bergantian merawat tanaman tersebut.
“Ini bergantian sampai penggantian tanaman juga diperhatikan,” terang dia.
Ia memastikan tanaman yang dibudidayakan tersebut dapat hidup dan membantu pada situasi darurat.
Dia mencontohkan, tanaman jahe yang terbukti dapat meningkatkan antioksidan dan anti inflamasi, termasuk untuk meredakan mual, nyeri dan peradangan, serta perut kembung.
“Ini bisa dikonsumsi untuk pencegahan penyakit,” kata dia.
Kunyit juga dipercaya dapat mengatasi nyeri otot dan gangguan pencernaan, serta peningkatan kesuburan bagi pria.
Kemudian, daun sirih terbukti dapat menjadi antiseptik alami untuk membantu mengatasi infeksi pada mulut dan gusi.
“Membantu meredakan sakit gigi dan pernapasan seperti batuk dan pilek,” bebernya.
Kemudian, daun kumis kucing juga punya manfaat yang tak main-main. Bisa mengatasi masalah batu ginjal. Bisa juga digunakan untuk asam urat dan mencegah diabetes.
Pun demikian dengan kayu manis yang dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol.
“Bisa dijadikan untuk meningkatkan antioksidan alami,” tutur dia.
Dalam memastikan keamanan, Datik Yuli menyarankan agar tetap melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan yang ada di puskesmas, termasuk bagi pasien yang mengonsumsi obat secara rutin.
“Bisa diberikan anjuran dari dokter kami,” sebutnya.
Dia menyarankan kepada warga untuk aktif melakukan budidaya Toga di rumah dengan memanfaatkan ruang kosong. Bisa juga dengan menggunakan media tanam seperti pot yang bisa dijadikan hiasan di rumah.
“Selama kita peduli dengan kesehatan, semua akan mudah dilakukan,” pesan dia. (*/Adv)
