BERAU TERKINI – Nama Kabupaten Berau kembali harum di kancah internasional melalui prestasi gemilang Dela Azkadina.
Model cilik berbakat ini sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi bertajuk “Indonesia’s Modern Bridal Fashion Show Case Mega Wedding & Lifestyle” yang digelar di Singapore Expo, Jumat (9/1/2026).
Gadis kecil kelahiran 5 Januari 2019 tersebut tampil memukau dan berhasil menyisihkan sekitar 40 kontestan tangguh dari berbagai wilayah di Indonesia.
Di usianya yang baru menginjak 6 tahun, Dela menunjukkan kepercayaan diri luar biasa di hadapan dewan juri profesional.
Dalam ajang tersebut, Dela membawa pulang empat penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Juara I Runner-up, Juara I Icon of Costume, Juara People’s Choice Award, dan Juara Best Participant.
Seluruh medali ini merupakan capaian berkelas internasional yang mendapat pengakuan resmi dari Ikatan Pengembangan Kreativitas Anak Indonesia (IPKAI).
Arfan Rusli, ayah kandung Dela yang juga seorang prajurit aktif TNI, mengungkapkan rasa syukur atas bakat yang dimiliki putrinya.
“Alhamdulillah, kami berhasil menemukan bakat yang dimiliki Dela,” ucap Arfan.

Ia berkomitmen untuk terus memberikan kesempatan bagi Dela untuk berkembang tanpa melupakan sisi akademis.
“Secara akademik juga tentu menjadi tujuan utama agar anak kami berprestasi di kelas,” tambahnya.
Apresiasi senada disampaikan pendiri Sanggam Class Modeling (SCM), Hatta, yang menekankan pencapaian ini bukanlah hal yang instan.
“Ini panggung internasional, tidak mudah sampai ke titik ini,” tegas Hatta.
Menurut Hatta, meskipun persaingan sangat ketat karena peserta dari daerah lain juga sangat mumpuni, Dela memiliki keunggulan pada kedisiplinan dan mentalitasnya.
“Kuncinya tekun latihan dan mendengarkan arahan,” tutur dia.
Ia juga menambahkan, potensi anak-anak di daerah sangat besar jika diberi ruang.
“Confidence anak-anak di Berau sangat luar biasa, berani tampil di muka umum. Itu juga kuncinya,” beber Hatta.
Prestasi ini diharapkan dapat mendorong munculnya talenta-talenta baru dari Berau yang kelak mampu menjadi mitra pemerintah dalam memperkenalkan kekayaan dan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas. (*)
