BERAU TERKINI – BUMK hingga koperasi di 100 Kampung dan 10 Kelurahan disiapkan DPMK Berau sebagai penggerak ekonomi baru.
Tidak ingin terus bergantung pada sektor ekstraktif atau kegiatan pengambilan sumber daya alam dari alam, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau mendorong terciptanya kekuatan ekonomi baru berbasis potensi lokal di tingkat kampung dan kelurahan.
Kepala DPMK Berau, Tentram Rahayu, menegaskan bahwa transformasi ekonomi menjadi kebutuhan mendesak.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mendorong transformasi ekonomi di 100 kampung dan 10 kelurahan di wilayah Kabupaten Berau.
“Transformasi ekonomi pasca tambang bukan pilihan, tapi itu keharusan. Kita harus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru dari kampung,” ujarnya.
Fokus utamanya adalah memperkuat peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan koperasi sebagai motor penggerak roda ekonomi masyarakat.
Sektor produktif seperti pertanian, olahan pangan lokal, hingga pariwisata menjadi prioritas pengembangan.
“Kampung-kampung kita punya potensi luar biasa, tapi belum tergarap optimal. Kami ingin mengangkat potensi itu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” jelas Tentram.
Menurutnya, setiap kampung di Berau diarahkan memiliki produk unggulan yang tidak hanya mengisi pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional.
Untuk itu, DPMK Berau bersama pemerintah daerah memperkuat kolaborasi lintas OPD agar pendampingan kampung lebih efektif.
“Bupati sudah mengarahkan agar semua OPD dan pemerintah kecamatan ikut membina kampung. Karena kita sadar, tidak selamanya dana transfer desa akan besar. Maka kemandirian ekonomi harus kita mulai dari sekarang,” tegasnya.
Tentram berharap melalui langkah ini dapat menciptakan ekonomi kampung yang tangguh, mandiri, dan tidak lagi bergantung pada sektor pertambangan yang semakin menurun.(*)
