BERAU TERKINI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau kini menaikkan level program literasinya. Setelah berhasil menumbuhkan minat baca, Dispusip kini berambisi untuk melahirkan bibit-bibit penulis muda baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Menurut Dispusip, sudah saatnya generasi muda di Berau tidak hanya menjadi konsumen bacaan, tetapi juga menjadi produsen atau pencipta karya. Gerakan menulis cerita pendek (cerpen) pun diinisiasi sebagai langkah awal.
Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, melihat banyak talenta menulis terpendam di kalangan anak muda. Namun, potensi tersebut seringkali tidak berkembang karena kurangnya wadah dan dorongan.
“Kami melihat banyak anak-anak muda di Berau yang punya imajinasi dan bakat menulis, tapi belum mendapat wadah atau dorongan yang cukup,” ujar Yudha Budisantosa, Selasa (7/10/2025).
Siapkan Wadah dan Pelatihan
Untuk mewujudkan ambisi ini, Dispusip tidak hanya sekadar mengajak. Berbagai program pendukung telah disiapkan untuk menjadi ruang kreatif bagi para calon penulis.
Beberapa program yang akan diinisiasi antara lain pelatihan menulis cerpen bersama para ahli. Selain itu, akan digelar pula lomba kepenulisan hingga penerbitan buku antologi yang berisi karya-karya terbaik.
Dispusip juga akan berkolaborasi dengan guru Bahasa Indonesia, dosen, dan komunitas literasi lokal. Nantinya, cerpen-cerpen terpilih akan dipajang di perpustakaan daerah sebagai bentuk apresiasi.
“Lewat gerakan menulis cerpen ini, kami ingin para pelajar dan mahasiswa tidak hanya menjadi pembaca, tapi juga pencipta,” tutup Yudha. (adv)
