BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau merespons banyaknya kekecewaan masyarakat terkait ditiadakannya lomba perahu panjang dalam rangka Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb, Hendratno, menyampaikan, berdasarkan rapat Forkopimda, hanya ada beberapa yang bisa diakomodasi.

“Sampai saat ini yang berkenan diakomodir dalam rapat Forkopimda hanya upacara dan sidang paripurna. Untuk balap perahu panjang tidak ada,” jelas Asisten I Setkab Berau itu saat dihubungi berauterkini, Rabu (3/9/2025).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Berau, Amiruddin, memastikan, event lomba perahu panjang tidak dilaksanakan di perayaan tahun ini.

Salah satu penyebabnya adalah instruksi dari Kementerian Dalam Negeri kepada seluruh kepala daerah untuk menunda semua jenis kegiatan yang bersifat seremonial yang terkesan hanya menghabiskan uang.

“Selain instruksi itu, kegiatan perahu panjang juga itu tidak teranggarkan di Dispora dan itu juga sudah dibahas di Forkopimda,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, tidak ada komunitas resmi atau kepengurusan legal yang menaungi perahu panjang di Bumi Batiwakkal.

Jika dipaksakan dianggarkan melalui Dispora, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Nanti kami yang kena ketika ada pemeriksaan,” katanya.

Sebenarnya, pihaknya sudah pernah meminta dalam setiap kesempatan event lomba untuk membentuk komunitas atau kepengurusan perahu panjang agar memiliki legalitas.

Menurutnya, perahu panjang bisa berada dalam naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

“Kalau sudah punya kepengurusan legal, baru bisa dianggarkan. Kalau belum ada, kami tidak berani. Cabor yang mati SK-nya saja kami tidak anggarkan, apalagi yang tidak ada pengurusnya,” paparnya.

Pada dasarnya, bukan hanya balap perahu panjang yang ditiadakan dalam perayaan Hari Jadi Berau tahun ini.

Banyak event yang sudah direncanakan sebelumnya juga ditunda, seperti Manutung Jukut, Karnaval Budaya, dan event-event lainnya.

“Yang digelar di hari jadi itu hanya ada tiga kegiatan, yakni upacara hari jadi, rapat paripurna dan tabligh akbar. Selain itu, semua event yang telah direncanakan digelar ditunda,” pungkasnya. (*)