BERAU TERKINI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aset milik pemerintah provinsi. Aset-aset ini tersebar dan dikelola oleh 47 Organisasi Perangkat Daerah atau OPD serta sejumlah biro. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada aset yang terbengkalai.

Wakil Ketua Komisi II Sapto Setyo Pramono menyebut evaluasi ini dilakukan untuk mendorong efisiensi tata kelola aset. Ia menekankan pentingnya aset-aset daerah agar bisa memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi.

“Intinya, kita tidak ingin ada aset provinsi yang diam tak produktif. Kita akan cek semuanya,” kata Sapto di Royal Park Hotel, Samarinda, Sabtu (24/5/2025) lalu.

Menurutnya, banyak aset provinsi yang belum dimaksimalkan, padahal nilainya mencapai triliunan rupiah. Karena itu, perlu ada evaluasi terstruktur agar aset tidak menjadi beban, melainkan menjadi sumber pendapatan atau fasilitas publik yang bermanfaat.

Komisi II, kata Sapto, akan bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD serta biro-biro teknis. Pendataan ini dilakukan secara komprehensif.

Sapto juga menyebut evaluasi ini sebagai bagian dari langkah strategis untuk mendorong efisiensi tata kelola aset daerah. “Kalau perlu rekomposisi aset, ya kita lakukan. Karena ini menyangkut tanggung jawab kita kepada rakyat,” tegasnya. (ADV/Ftr)