BERAU TERKINI – Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, memastikan, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Segah akan mulai direalisasikan pada 2026.
Proyek strategis ini merupakan bagian dari alokasi Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang pada tahun ini mencapai total Rp222 miliar untuk Kabupaten Berau.
Dalam agenda Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan, Senin (9/2/2026), perempuan yang akrab disapa Sari ini menyampaikan kabar baik bagi warga di wilayah pedalaman Segah.
Pemerintah Provinsi Kaltim telah menggelontorkan anggaran senilai Rp14,5 miliar pada anggaran murni tahun ini khusus untuk membangun infrastruktur jalan di kawasan Long Ayan.
Langkah ini dipandang sebagai perwujudan nyata atas aspirasi masyarakat pedalaman yang selama ini mendambakan akses transportasi yang layak.
“Karena konektivitas jalan yang baik hak semua masyarakat,” ujar Sari saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).
Kehadiran akses jalan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat di Long Ayan dan Long Ayap.
Jika tidak ada kendala teknis, proses pengerjaan diprediksi akan dimulai sebelum pertengahan 2026.
“Semoga cepat terlaksana, karena itu prosesnya tinggal teknis lelang,” tambahnya.
Politisi senior Partai Golkar ini menjelaskan, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan berdampak langsung pada progres pembangunan di tingkat kampung.
Kelancaran akses transportasi akan mempermudah pengiriman material untuk berbagai program pembangunan lainnya yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Berau tahun ini.
“Karena akan ada program yang juga berjalan tahun ini dari Pemkab Berau,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, dana Bankeu tahun ini juga mencakup perencanaan pembangunan gedung SMA Negeri 16.
Sari menegaskan, penyediaan infrastruktur pendidikan merupakan kewajiban pemerintah provinsi yang akan terus ia kawal secara intensif.
“Legislatif akan mengawal ini, kami pastikan bisa berjalan tahun ini juga,” terang Sari.
Secara lebih luas, dana Bankeu senilai Rp222 miliar tersebut juga menyasar pembangunan sektor pariwisata, seperti alokasi untuk Jalan Jalur Utara di Pulau Maratua.
Pemprov Kaltim juga berkomitmen meningkatkan kualitas jalan pada ruas poros Panaan – Merabu – Merapun di Kecamatan Kelay, serta ruas jalan poros Long Ayan yang selama ini masih berupa jalan tanah.
Tak hanya fokus pada konektivitas jalan, Pemprov Kaltim turut memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar lainnya di Berau.
Rencana tersebut meliputi pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Biatan dan Dumaring.
Selain itu, pembangunan drainase di ruas Jalan Stasiun – Kampung Baru untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat. (*)
