BERAU TERKINI – Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin menolak mendukung, jika terjadi pencalonan periode kedua Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan wakilnya Seno Aji.
Pernyataan ini disampaikan kepada publik secara resmi saat berbuka puasa bersama para awak media di Samarinda, Kaltim.
Gubenur Kaltim yang susah diakses untuk diberikan masukan oleh partai, menjadi salah satu penyebab Syafruddin menarik dukungan.
“Susah ditemui gubernur yang sekarang ini, tidak bisa kita beri masukan,” kata Syafruddin, mengutip laporan Detik.
Selain itu, ditegaskan pula bila PKB Kaltim menyiapkan kader sendiri.

Kader yang sengaja dibentuk untuk bisa bertarung di Pemilihan Gubernur di masa yang akan datang.
“Kita ada kader sendiri,” ucapnya.
Syafruddin menegaskan saat ini pihaknya berada di jalur netral. Yang mana pihaknya akan mengkritik ketika ada kebijakan yang tidak pro rakyat.
“Saat ini kami tidak mendukung juga tidak jadi oposisi,” terangnya.
Meski Pilkada masih jauh, PKB dengan tegas menyatakan sikap diawal tidak akan mendukung Rudy-Seno. Hal itu sempat disampaikan secara gamblang dan berulang oleh Syafruddin.
“Intinya ke depan, PKB tidak akan dukung Rudy-Seno lagi karena kami memiliki kader sendiri,” tegasnya.
Ditanya soal polemik mobil dinas Rp 8,5 miliar, dirinya mengatakan hal itu biarlah diselesaikan secara prosedur.
Termasuk soal dinasti politik yang ramai dibahas usai polemik itu mencuat.
“Kita kasih kesempatan mereka bagaimana menjelaskan kepada rakyat apakah masih bisa dikembalikan atau tidak (uang Rp 8,5 miliar), tapi iktikad baiknya sudah ada,” tutup dia.
