BERAU TERKINI – Teka-teki siapa yang akan memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Berau akhirnya terjawab.
Setelah melalui proses seleksi yang panjang, Suryadi Marzuki resmi terpilih sebagai Ketua DPD PAN Berau periode 2025-2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda), Sabtu (8/11/2025).
Suryadi terpilih setelah melewati penjaringan ketat oleh DPP PAN yang sudah dimulai sejak Maret 2025.
Figur ini dianggap paling cocok untuk mengemban amanah partai berlambang matahari putih ini.
Kepada awak media, Suryadi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kader dan pengurus pusat.
Ia menyadari jabatan ini membawa tantangan besar, terutama setelah PAN Berau gagal menempatkan wakilnya di parlemen Bumi Batiwakkal pada Pemilu 2024.
“Tantangan ke depan besar. Kami harus duduk kembali di parlemen,” tegas Suryadi, Minggu (9/11/2025).
Suryadi kini resmi menggantikan Muhammad Yusuf, Ketua DPD PAN Berau periode 2020-2025, yang saat Pemilu 2024 lalu merupakan petahana, namun gagal mempertahankan kursinya.
Kondisi ini menjadi evaluasi utama bagi Suryadi. Ia menekankan perlunya kerja politik yang serius dan penuh tanggung jawab untuk menguatkan basis partai hingga ke akar rumput.
“Kerja politik itu kerja serius, harus penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Langkah awal yang akan dilakukan Suryadi adalah mengonsolidasikan seluruh kader militan partai.
Ia ingin memastikan setiap kader memiliki komitmen kuat dalam menjalankan program politik prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ini untuk menakar sejauh mana loyalitas kader,” tuturnya.
Ia percaya, kolaborasi kader lintas generasi adalah kunci keberhasilan.
Kader senior yang matang dalam ideologi partai akan dipadukan dengan semangat juang tinggi dari kader muda untuk terjun ke basis politik.
“Dan tugas saya menjalankan amanah partai dan amanah ketua umum partai,” kata mantan anggota dewan dari PDIP ini.
Dalam mematangkan formatur kepengurusan, Suryadi tidak ingin muluk-muluk.
Ia memprioritaskan loyalitas dan pengetahuan politik sebagai modal dasar seorang kader.
Mengenai isu perekrutan kader dari partai lain, Suryadi menjelaskan hal itu bukan bagian dari kultur politik PAN.
“Kami tidak ambil dari partai lain, tapi kalau mau gabung, kami persilahkan,” ungkapnya, menegaskan keterbukaan bagi siapa pun yang memiliki kesamaan visi politik.
Menatap Pemilu 2029, Suryadi memasang target ambisius. Ia akan mendorong seluruh kekuatan partai untuk minimal mendapatkan dua kursi di parlemen Berau.
Namun, sebelum bergerak lebih jauh, pihaknya akan fokus mematangkan struktur dan program partai.
Kepengurusan baru ini direncanakan akan dilantik paling lambat pada Januari 2026. (*)
