BERAU TERKINI – Surat undangan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim ke pimpinan organisasi masyarakat (ormas) membuat heboh jagat maya.
Dalam undangan itu Kesbangpol Kaltim secara khusus mengajak ketua, sekretaris dan bendaraha ormas untuk hadir dalam pertemuan di Gedung Olah Bebaya, kantor Gubernur Kaltim, pada hari ini.
Surat bernomor 200.1.4.4/147/S/Kesbangpol.III itu terbit pada 11 April 2026 lalu dan ditandangani secara elektronik oleh Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring.
Dengan bertajuk ‘Silaturahmi dan Coffee Morning bersama Ormas lingkup Provinsi Kalimantan Timur’, sebanyak 400 orang pengurus ormas diundang untuk hadir dalam acara itu.
“Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kalimantan Timur, serta memperkuat tata kelola dan kelembagaan Ormas,” tulis latar belakang surat tersebut.

Dalam surat lainnya, Kesbangpol Kaltim mengirim juga surat permohonan ke Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim perihal fasilitasi kegiatan tersebut.
Dalam surat bernomor 200.1.4.4/145/S/Kesbangpol.III itu tercantum secara rinci kebutuhan konsumsi dan biaya transport bagi para peserta yang hadir dalam acara itu.
Secara rinci disebutkan pada poin kedua, penyediaan konsumsi berupa kopi, teh, makanan ringan atau snack, dan makanan kotakan sebanyak 450 porsi.
Pada poin ketiga, tertulis honorarium moderator sebesar Rp700 ribu dan honor narasumber senilai Rp1 juta.
Sementar peserta akan diberikan uang saku atau biaya transportasi senilai Rp105.000 per orang. Dengan total kebutuhan anggaran senilai Rp42 juta.
Dalam laporan Kata Kaltim, diduga kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk merangkul ormas yang berencana melakukan aksi besar-besaran pada 21 April 2026 mendatang.
Rencana aksi unjuk rasa itu dilaksanakan di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim. Kabarnya akan menghadirkan ribuan massa.
Bahkan saat ini aliansi perjuangan masyarakat Kaltim tengah mendirikan posko. Sampai saat ini 4.000 lebih dari 44 organisasi telah mendaftar untuk meramaikan aksi tersebut.

