BERAU TERKINI – Suporter timnas Spanyol melayangkan teriakan rasis kepada penyerang sayapnya Lamine Yamal saat melawan Mesir.
Suporter bernyani “Siapapun yang tidak melompat adalah seorang muslim,” begitu kira-kira.
Lamine Yamal sejatinya merupakan seorang muslim di Spanyol.
Agama yang dia ikuti dari sepasang orang tua yang melahirkannya di Spanyol.
Usai pertandingan pagi lalu itu, dia nampak terusik dengan nyanyian tersebut.
Usai laga, dia merupakan satu-satunya pemain yang tidak memberikan sapaan kepada pendukung Spanyol.
Sebagai tindakan kritik atas kebodohan dan sikap rasis pendukung Spanyol.
“Saya seorang muslim, Alhamdulillah,” kata Lamine Yamal yang merefleksi pertandingan yang berakhir 0-0 itu.

Dalam klarifikasinya, Lamine Yamal menyatakan bila nyanyian tersebut ditujukan untuk punggawa Mesir.
Namun sebagai seorang muslim, dia tak membenarkan lantunan nyanyian itu disuarakan pada level sepakbola profesional.
“Menggunakan agama sebagai lelucon, itu membuat anda terlihat bodoh dan rasis,” ujarnya.
Sorakan seharusnya diteriakkan untuk memberikan semangat kepada para pemain.
Pun bila mengintimidasi tim lawan, seharusnya tak menggunakan kalimat rasis.
Kendati demikian, dia mengutarakan terimakasih kepada semua pendukung yang hadir di Stadion RCDE Espanyol.
“Terimakasih sudah mendukung Timnas Spanyol, sampai jumpa di Piala Dunia 2026,” kata dia.

