TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau meluncurkan strategi baru untuk mengakselerasi ekonomi lokal. 

Kini, produk UMKM tidak hanya diposisikan sebagai oleh-oleh, tetapi dikembangkan menjadi daya tarik tambahan yang menyatu dengan paket pengalaman di desa-desa wisata.

Langkah ini diambil setelah melihat potensi besar di mana hampir semua kampung di Berau telah memiliki produk lokal unggulan masing-masing. Pemerintah menyadari bahwa sektor pariwisata berbasis desa tidak akan berkembang maksimal tanpa didukung oleh keberadaan UMKM yang kuat dan berkarakter.

Konsep sinergi ini mulai terlihat dalam sebuah pameran mini expo beberapa waktu lalu, di mana para pelaku UMKM dari 36 desa wisata unggulan di Berau turut memamerkan produk khas mereka.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyatakan bahwa strategi ini merupakan implementasi dari visi besar pemerintah daerah. Menurutnya, UMKM dan pariwisata adalah dua sektor yang harus tumbuh beriringan untuk menciptakan dampak ekonomi yang nyata di tingkat desa.

“Ini sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Berau, yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis desa,” ujar Eva Yunita.

Pengembangan ini bertujuan menciptakan sebuah ekosistem pariwisata yang utuh. Nantinya, sebuah desa wisata tidak hanya menjual keindahan alam atau budaya, tetapi juga pengalaman menikmati kuliner khas, membeli kerajinan unik, hingga menggunakan jasa penginapan dan transportasi yang dikelola langsung oleh masyarakat setempat.

Untuk mewujudkan strategi ini, Diskoperindag tidak akan tinggal diam. Eva menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada para pelaku UMKM yang menjadi penopang utama pariwisata desa.

“Kami akan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM, mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga pemasaran,” jelasnya.

Dengan strategi baru ini, setiap produk lokal yang dihasilkan di desa wisata kini menjadi bagian dari narasi pariwisata Berau. Sebuah langkah yang diharapkan dapat memberikan pengalaman lebih kaya bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (Adv/Aya)