BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan sorotan tajam karena ketidakhadiran sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat Rapat koordinasi serapan APBD 2025 di Ruang Pertemuan Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Senin (8/12/2025).

Sri Juniarsih menekankan pentingnya rapat tersebut sebagai acuan pemerintah dalam menakar realisasi APBD tahun ini. 

“Panggil kepala dinasnya, ini rapat penting,” tegas Sri Juniarsih setelah mengetahui ada 10 kepala OPD yang hanya diwakilkan oleh sekretaris atau staf.

Kepala OPD yang absen dengan alasan dinas luar kota atau kegiatan di kampung, yakni Kepala Dinas Perhubungan, Andi Marewangeng; Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie; Kepala DPUPR, Fendra Frimawan; dan Kepala Bapenda, Djupiansyah Ganie.

Kemudian, Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram; Camat Batu Putih, Wahyudi; Kepala DTPHP, Junaidi; Kepala Disbudpar, Ilyas Natsir; dan Kepala Badan Kesbangpol, Salim.

Bahkan, Kepala Satpol PP, Anang Saprani, diwakilkan dengan alasan ada agenda keluarga.

“Kasatpol PP sedang ada agenda keluarga. Kasih kabar kalau segera hadir di sini, kalau acara sudah selesai,” tegasnya.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menambahkan, pertemuan ini ditujukan untuk mencari jalan keluar bersama, bukan untuk menghakimi dinas yang serapannya rendah.

“Kalau ada kendala, kita pecahkan bersama,” katanya.

Berdasarkan data yang disajikan, terdapat 10 OPD dengan serapan anggaran terendah per Desember 2025.

Tiga OPD dengan realisasi paling minim adalah Kecamatan Tabalar yang baru merealisasikan 27 persen dari anggaran Rp5,3 miliar.

Lalu, Diskominfo dengan serapan 45 persen dari anggaran Rp36 miliar. Kemudian, Dinas Pertanahan yang baru mencapai 49 persen dari Rp14,5 miliar.

Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, meskipun mengelola anggaran tertinggi senilai Rp2,47 triliun, serapannya masih berada di angka 57 persen.

OPD lain dengan serapan rendah, yakni di peringkat 6-10, meliputi Bapenda, Dinas Sosial, Sekretariat Daerah, dan Disnakertrans Berau.

Hingga berita ini ditayangkan, proses rapat masih berlangsung dengan kehadiran beberapa kepala OPD yang menyusul setelah kegiatan dan mengirim perwakilan, kecuali yang sedang melakukan perjalanan dinas luar kota. (*)