BERAU TERKINI – Mencuatnya sejumlah persoalan penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) di beberapa wilayah menjadi perhatian serius DPRD Berau.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, mengingatkan seluruh kepala kampung agar tidak bermain-main dalam pengelolaan anggaran tersebut.
Menurutnya, ADK merupakan dana yang diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kampung, sehingga penggunaannya harus tepat sasaran dan transparan.
“Jangan sampai ada lagi kepala kampung yang menyalahgunakan ADK. Ini anggaran untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Arman juga menekankan agar setiap kepala kampung fokus menjalankan program pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye.
Dia mengatakan, realisasi janji politik saat kampanye pemilihan kepala kampung merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada warga.
“Program yang sudah dijanjikan harus direalisasikan. Jangan sampai masyarakat kecewa,” katanya.
Selain itu, Arman meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan ADK di tingkat kampung.
Hal ini penting untuk mencegah potensi penyimpangan serta memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Dirinya berharap, dengan pengawasan yang ketat dan komitmen dari para kepala kampung, pengelolaan ADK dapat berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin di tengah efisiensi ini dana itu dilaksanakan dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (*/Adv)

