BERAU TERKINI – Rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat di Kabupaten Berau mendapat sambutan positif dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Kepala Disperkim Berau, Mulyadi, mengungkapkan, wacana tersebut sejalan dengan visi yang pernah ia gagas dalam makalah prestasinya saat mengikuti seleksi jabatan kepala dinas.
Mulyadi menilai, kehadiran rusun dapat menjadi alternatif strategis di tengah menguatnya rencana pemerintah daerah untuk menata kawasan-kawasan vital di pusat kota.
Menurutnya, program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari kebijakan strategis untuk memberikan keadilan sosial bagi warga di tengah tingginya target pembangunan daerah.
“Itu jadi bahan presentasi saya saat lelang kepala dinas. Tentu kami sangat bersyukur program ini disuarakan juga oleh dewan,” kata Mulyadi, Minggu (1/2/2026).

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Berau saat ini masih memiliki banyak aset tanah yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan rusun.
Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi sejarah baru sebagai fasilitas hunian vertikal pertama di Bumi Batiwakkal yang dikelola oleh pemerintah daerah.
“Itu bisa jadi pertama di Berau,” ucapnya.
Mengenai sasaran pemanfaatannya, Mulyadi menjelaskan, rusun tersebut nantinya dapat diperuntukkan bagi keluarga pra-sejahtera dengan penghasilan rendah.
Selain itu, fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa maupun pelajar dari wilayah pedalaman guna membantu menekan biaya operasional selama mereka menempuh pendidikan di pusat kota.
“Banyak manfaatnya itu, bisa juga bagi warga yang digusur,” tuturnya.
Meskipun memiliki segudang manfaat, Mulyadi mengakui, rencana tersebut belum masuk dalam porsi perencanaan pembangunan untuk 2026.
Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus mengusulkan agar program pembangunan rusun ini masuk ke dalam skala prioritas pembangunan di masa mendatang.
“Rasanya tahun ini belum ada, tapi kami lihat lagi nanti dokumennya,” ungkapnya.
Wacana pembangunan rusun ini mencuat kembali setelah Ketua DPRD Berau, Deddy Okto Nooryanto, mendorong adanya fasilitas hunian terpadu guna mengatasi potensi kehilangan tempat tinggal bagi warga yang terdampak penataan kawasan kios 4×6 di Jalan AKB Sanipah I. (*)
