BERAU TERKINI – Suasana Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau tahun ini menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. 

Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh jajaran perangkat daerah tampak tumpah ruah memadati lokasi kegiatan.

Hal itu menciptakan atmosfer yang menggambarkan kuatnya soliditas dan kekompakan aparatur pemerintah di Bumi Batiwakkal.

Kehadiran personel secara menyeluruh ini menjadi penanda penting kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri sembari mengajak seluruh bawahannya untuk menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai kompas dalam meningkatkan etos kerja.

Ia menekankan, spirit ibadah selama bulan suci harus bertransformasi menjadi tanggung jawab nyata sebagai pelayan publik yang berintegritas.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga apa yang kita jalankan selama Ramadan membawa dampak positif dalam kinerja kita ke depan,” ujarnya di hadapan para ASN.

Sri Juniarsih memaknai kehadiran masif para ASN sebagai modal kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan, termasuk dalam menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang tengah bergulir. 

Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan lesunya pelayanan kepada masyarakat. 

Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu bagi setiap aparatur untuk membuktikan dedikasi mereka melalui inovasi dan kerja cerdas. 

“Jangan sampai kondisi yang ada menurunkan kualitas pelayanan. Justru kita harus semakin menunjukkan profesionalisme dan dedikasi,” tegasnya.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis antarpegawai.

Ia memandang momentum Halal Bihalal bukan sekadar seremoni saling memaafkan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral. 

Gamalis meyakini, ego sektoral harus dilebur dalam kebersamaan agar program-program pembangunan yang telah direncanakan dapat tereksekusi dengan lebih optimal dan menyentuh kebutuhan rakyat.

Kekompakan internal ini juga diharapkan tidak hanya terlihat saat acara seremonial semata.

Namun harus mendarah daging dalam aktivitas perkantoran sehari-hari pasca-libur panjang.

“Kebersamaan ini harus terus dijaga. Dengan soliditas yang kuat, kita optimistis program-program pembangunan dapat berjalan lebih optimal,” tutur Gamalis.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Berau kembali menegaskan, keharmonisan hubungan kerja adalah kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan berwibawa. (*)