BERAU TERKINI – Realisasi pembangunan sirkuit balap motor masih menjadi tanda tanya. Apakah benar Pemerintah Kabupaten Berau serius ingin membangunnya atau hanya alat kampanye semata?

Untuk diketahui, saat Pilkada 2024, Bupati Berau, Sri Juniarsih, dan Wakil Bupati Berau, Gamalis, memasukkan rencana pembangunan sirkuit tersebut dalam janji kampanyenya.

Gamalis menegaskan, program tersebut sudah menjadi bagian dari visi misi sejak awal pencalonan.

“Itu bukan sekadar wacana, tapi bagian dari janji politik yang wajib kami realisasikan,” ujarnya Gamalis, Senin (15/9/2025).

Gamalis mengaku memahami keinginan para pecinta otomotif yang ingin menyalurkan minat dan bakat mereka di dunia balap motor. 

Apalagi, potensi atlet balap di Bumi Batiwakkal cukup besar dan membutuhkan fasilitas yang tepat untuk berkembang.

Namun, Gamalis juga menekankan, pembangunan sirkuit tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ada sejumlah tahapan penting yang harus diperhatikan, terutama terkait dengan regulasi dan ketersediaan anggaran daerah.

“Kalau bicara keinginan, tentu kami ingin secepatnya. Tapi realisasinya tergantung pada kekuatan anggaran kita. Kalau APBD kita memungkinkan dan tidak melanggar aturan perencanaan, maka kami akan realisasikan sesegera mungkin,” jelasnya.

Dia juga sepakat, Berau sudah cukup layak memiliki sirkuit balap yang representatif. Sehingga, para pecinta dunia balap tidak lagi menggunakan jalan umum untuk melakukan balapan liar.

“Kami mohon doa dan dukungan agar program ini dapat segera terwujud,” terangnya.

Gamalis menambahkan, seluruh visi dan misi kampanye yang dibawa saat Pilkada, telah dibahas secara mendalam bersama seluruh jajaran eksekutif.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen mereka agar janji kampanye tidak hanya menjadi slogan kosong, tetapi benar-benar menjadi program nyata.

“Semua visi-misi kemarin sudah kita masukkan ke dalam perencanaan. Jadi, tinggal bagaimana kondisi fiskal daerah kita mendukung atau tidak. Kalau mendukung, maka tidak ada alasan untuk menunda,” pungkasnya. (*)