BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau terus berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Bumi Batiwakkal.

Langkah strategis ini dilakukan dengan mengacu pada Peta Jalan Pengembangan Ekraf Daerah (Talanpekda) Berau periode 2024–2028 sebagai panduan utama pembangunan sektor kreatif yang berkelanjutan.

Plt Kepala Disbudpar Berau, Warji, melalui Kepala Bidang Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nurjatiah, menegaskan, seluruh program kerja yang dijalankan saat ini merupakan implementasi nyata dari dokumen perencanaan tersebut.

Hal ini dilakukan agar setiap langkah pengembangan memiliki arah yang jelas dan terukur.

“Untuk mendukung pengembangan ekraf Berau, tentunya kami melaksanakan pengembangan sesuai dengan Talanpekda,” ujar Nurjatiah.

Demi memastikan program ini berdampak luas dan diterima masyarakat, Disbudpar mengedepankan prinsip kolaborasi dengan melibatkan para pelaku ekraf secara langsung. 

Selain itu, keterlibatan berbagai komunitas kreatif menjadi kunci utama dalam mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan intensif yang mencakup berbagai aspek fundamental bagi para pelaku usaha.

Nurjatiah menjelaskan, pemerintah fokus pada peningkatan standar kualitas melalui edukasi dan legalitas produk.

“Memberikan pendampingan dengan melakukan pelatihan-pelatihan dan sertifikasi, HAKI, serta membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku ekraf, dan komunitas-komunitas yang ada di Kabupaten Berau,” jelasnya.

Saat ini, beberapa program unggulan telah diluncurkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Di antaranya adalah penyelenggaraan berbagai workshop, ajang Karrap Fest, hingga pelatihan dan sertifikasi bagi para barista lokal. 

Meskipun menyadari adanya tantangan dalam hal ketersediaan anggaran, Disbudpar tetap berupaya memaksimalkan program-program prioritas pada tahun ini.

“Karena dana terbatas untuk anggaran murni, kami melakukan kegiatan pelatihan dan sertifikasi untuk barista, mengadakan lomba dan festival untuk seni pertunjukan teater, workshop, dan Karrap Fest,” pungkasnya. (*)