BERAU TERKINI – Kabar gembira bagi para pencari kerja di Bumi Batiwakkal.

Pemerintah Kabupaten Berau memastikan agenda tahunan Job Fair akan kembali dibuka sebagai wadah peluang karir bagi masyarakat luas.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Zulkifli Azhari, menegaskan, pihaknya tidak membatasi jumlah perusahaan yang ingin berpartisipasi. 

Sebaliknya, ia menaruh harapan besar agar kepesertaan dunia usaha tahun ini jauh lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya guna memperluas serapan tenaga kerja.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari.

“Kami minta justru sebanyak-banyaknya perusahaan. Kami harapkan itu,” ujar Zulkifli, Selasa (31/3/2026).

Pemilihan waktu pelaksanaan Job Fair telah dipertimbangkan secara matang agar bertepatan dengan masa kelulusan sekolah menengah maupun perguruan tinggi.

Hal ini bertujuan agar para lulusan baru (fresh graduate) dapat langsung terserap ke dalam dunia kerja secara terukur.

“Lebih kita kedepankan setelah kelulusan, rata-rata di November ya,” tambah Zulkifli.

Berdasarkan evaluasi tahun lalu, sebagian besar kebutuhan posisi di berbagai perusahaan berhasil terpenuhi dengan baik melalui ajang ini.

Serapan tenaga kerja dinilai cukup efektif selama spesifikasi yang dicari perusahaan tersedia di pasar tenaga kerja lokal.

Prioritas Tenaga Kerja Berau

Pemerintah daerah memberikan penekanan khusus agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau mengutamakan putra-putri daerah dalam pengisian lowongan jabatan.

Zulkifli meminta agar kuota yang tersedia dalam Job Fair nantinya diprioritaskan bagi warga lokal sebagai bentuk pemberdayaan SDM di Berau.

Namun, ia juga memberikan catatan realistis bagi para pencari kerja.

Jika spesifikasi atau keahlian khusus yang dibutuhkan perusahaan tidak ditemukan pada tenaga kerja lokal, maka perusahaan secara otomatis akan mencari sumber daya dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka.

“Tapi kalau memang tidak ada spek yang dibutuhkan itu rata-rata akhirnya perusahaan mencari keluar. Kalau seandainya Berau enggak ada, mereka mencari tenaga kerja yang luar,” pungkasnya. (*)