BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau memastikan kesiapan fasilitas pendukung di berbagai destinasi wisata unggulan menjelang musim liburan.
Penguatan infrastruktur dasar seperti area parkir, manajemen kebersihan, toilet umum, hingga pusat informasi menjadi prioritas utama demi menjamin keamanan dan kenyamanan para pelancong.
Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pengelola daya tarik wisata untuk menyiapkan fasilitas penunjang secara maksimal.
Fokus utama mencakup ketersediaan air bersih yang memadai serta optimalisasi fungsi pusat informasi, seperti Tourist Information Center (TIC) yang berada di Tanjung Batu.
“Pengelola destinasi juga diimbau untuk meningkatkan standar pelayanan dan menambah personel pengelola agar wisatawan mendapatkan pengalaman berwisata yang nyaman,” jelas Samsiah.

Selain infrastruktur fisik, Disbudpar juga mendorong para pengelola untuk lebih memperhatikan standar keselamatan.
Salah satu langkah krusial yang ditekankan adalah kontrol terhadap kapasitas pengunjung di lokasi wisata.
Hal ini dilakukan guna mencegah penumpukan massa yang berlebih. Sehingga, aktivitas wisata tetap berjalan aman dan kualitas lingkungan destinasi tetap terjaga.
“Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas destinasi wisata di Berau,” ujarnya.
Menyadari adanya potensi risiko seperti kecelakaan wisata, cuaca ekstrem, atau kondisi darurat lainnya, pemerintah daerah telah menyusun langkah mitigasi yang komprehensif.
Strategi pengamanan ini telah dimatangkan dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin langsung Kapolres Berau bersama instansi terkait lainnya.
Samsiah menegaskan, koordinasi dengan berbagai lembaga, seperti BMKG, BPBD, Basarnas, dan PMI telah berjalan dengan baik.
Sinergi ini bertujuan untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat, serta menjamin penyampaian informasi terkini mengenai kondisi cuaca kepada wisatawan agar mereka tetap waspada selama berlibur.
“BMKG, BPBD, Basarnas, dan PMI telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi risiko, serta penyampaian informasi kepada wisatawan mengenai kondisi cuaca dan keselamatan selama berwisata,” pungkasnya. (*)
