SAMARINDA – Kalimantan Timur memastikan kesiapannya dalam menyukseskan program ekonomi kerakyatan berskala nasional. Sebanyak 1.038 unit Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Bumi Etam telah tuntas dibentuk dan siap diluncurkan secara serentak pada 19 Juli 2025 mendatang.
Peluncuran ini merupakan bagian dari program masif pemerintah yang mengaktifkan total 80 ribu koperasi serupa di seluruh Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan langsung program nasional tersebut.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyatakan, seluruh proses pembentukan legalitas koperasi telah rampung. Menurutnya, setelah semua infrastruktur kelembagaan selesai, kini fokus beralih sepenuhnya pada aspek operasional.
“Sekarang tinggal pengoperasian saja,” kata Seno, Rabu (16/7/25).
Hingga pertengahan Juni, tercatat 841 koperasi di Kaltim telah mengantongi badan hukum resmi. Koperasi-koperasi ini akan segera bergerak menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sembako, gas LPG, hingga layanan vital lainnya.
Seno menambahkan, kehadiran ribuan koperasi ini bukan sekadar instrumen ekonomi. Lebih dari itu, program ini merupakan perwujudan semangat gotong royong dan menjadi fondasi kemandirian ekonomi yang dibangun dari level desa dan kelurahan. Ia meyakini potensi koperasi ini sangat besar untuk berkembang.
“Ia adalah pilar ekonomi yang tumbuh dari bawah,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Industri DPPKUKM Kaltim Ronny Suhendra menjelaskan tujuan strategis di balik pembentukan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi ini dirancang untuk memperkuat rantai distribusi barang penting sekaligus menjadi rekanan bagi badan usaha milik negara.
“Kita ingin koperasi ini mampu mendistribusikan barang-barang penting ke masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis BUMN dan BUMD,” jelas Ronny.
Untuk memastikan keberlanjutan program, pemerintah pusat akan membentuk Satuan Tugas Nasional yang berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.
Struktur satgas serupa juga akan direplikasi hingga ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Harapannya, Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. (*)
