BERAU TERKINI – Reaksi suka atau like dari akun instagram penyerang Real Madrid Vinicius Junior ke Lamine Yamal, membuat jagat sepakbola dunia heboh.

Publik menerjemahkan, sikap tersebut sebagai cara Vinicius Junior menggambarkan akan perilaku rasis yang selama ini dia terima.

Stadion eropa memang sejatinya tak bisa ramah dengan banyak pemain yang secara identitas ‘berbeda’.

Membuat catatan tersebut tertanam dalam sejarah karir pemain sepakbola profesional seperti Vinicius Junior dan Lamine Yamal.

Vinicius Junior memberikan tanda suka atas postingan instagram @lamineyamal milik striker Barcelona Lamine Yamal.

Diketahui, baru-baru ini Vinicius Junior mendapatkan perlakuan rasis dari Gianluca Prestianni pemain Benfica di Champions League.

Dikabarkan sebelumnya, Suporter timnas Spanyol melayangkan teriakan rasis kepada penyerang sayapnya Lamine Yamal saat melawan Mesir.

Suporter bernyani “Siapapun yang tidak melompat adalah seorang muslim,” begitu kira-kira.

Postingan kekecewaan striker Barcelona Lamine Yamal di akun instagram pribadinya. (instagram/@lamineyamal)
Postingan kekecewaan striker Barcelona Lamine Yamal di akun instagram pribadinya. (instagram/@lamineyamal)

Lamine Yamal sejatinya merupakan seorang muslim di Spanyol.

Agama yang dia ikuti dari sepasang orang tua yang melahirkannya di Spanyol.

Usai pertandingan pagi lalu itu, dia nampak terusik dengan nyanyian tersebut.

Usai laga, dia merupakan satu-satunya pemain yang tidak memberikan sapaan kepada pendukung Spanyol.

Sebagai tindakan kritik atas kebodohan dan sikap rasis pendukung Spanyol.

“Saya seorang muslim, Alhamdulillah,” kata Lamine Yamal yang merefleksi pertandingan yang berakhir 0-0 itu.

Dalam klarifikasinya, Lamine Yamal menyatakan bila nyanyian tersebut ditujukan untuk punggawa Mesir.

Namun sebagai seorang muslim, dia tak membenarkan lantunan nyanyian itu disuarakan pada level sepakbola profesional.

“Menggunakan agama sebagai lelucon, itu membuat anda terlihat bodoh dan rasis,” ujarnya.

Sorakan seharusnya diteriakkan untuk memberikan semangat kepada para pemain.

Pun bila mengintimidasi tim lawan, seharusnya tak menggunakan kalimat rasis.

Kendati demikian, dia mengutarakan terimakasih kepada semua pendukung yang hadir di Stadion RCDE Espanyol.

“Terimakasih sudah mendukung Timnas Spanyol, sampai jumpa di Piala Dunia 2026,” kata dia.