BERAU TERKINI – Anggota DPRD Berau Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Sakirman, kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda Reses ke-II tahun 2025.
Sejumlah kampung di Kecamatan Tabalar menjadi titik kunjungan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini untuk menyerap aspirasi warganya.
Menurut Sakirman, reses bukan hanya rutinitas, melainkan wujud komitmen dirinya sebagai wakil rakyat dalam mendengar kebutuhan konstituen.
“Saya datang bukan sekadar menyapa, tapi memastikan aspirasi warga sampai ke meja kebijakan. Apa yang mereka sampaikan akan saya perjuangkan sesuai kapasitas saya di DPRD,” ujar Sakirman, Minggu (31/8/2025).
Seperti reses di Kampung Semurut, warga mengajukan usulan utama berupa pengadaan air bersih, listrik 24 jam, serta pembangunan jembatan induk.
Selain itu, masyarakat juga meminta mesin pengering padi, alat panen, hingga kelanjutan pengaspalan jalan poros sepanjang 2,5 kilometer.
Kehadirannya Sakirman mendapat apresiasi Kepala Kampung Semurut, Zainuddin, dan masyarakat. Pasalnya, Sakirman cukup konsisten hadir dan memperhatikan kebutuhan nelayan maupun petani.
Bahkan, kelompok nelayan di kampungnya juga mendapat bantuan mesin dompeng serta alat tangkap setiap tahun dan alat bermain untuk anak-anak PAUD.
Dari enam anggota DPRD di dapil ini, Sakirman disebut-sebut sebagai anggota dewan paling sering ke Kampung Semurut.
“Setiap amanah dan aspirasi yang disampaikan ke saya, semampu dan semaksimal mungkin akan saya tunaikan,” katanya.
Tak hanya Semurut, warga Kampung Buyung-Buyung juga menitipkan harapan kepada Sakirman saat menggelar reses di sana, di antaranya pelebaran sungai sepanjang 1 kilometer dengan lebar 30 meter.
Kemudian usulan lainnya adalah jaringan listrik, lampu jalan tenaga surya, peningkatan dermaga induk di wilayah Radak, hingga pembangunan gedung serbaguna berukuran 15×20 meter.
Sedangkan, di Kampung Tabalar Muara, warga menyoroti ketiadaan tenaga medis meski Pustu sudah berdiri.
Mereka juga meminta pemenuhan air bersih, listrik PLN, bantuan bibit udang untuk petambak, akses solar untuk nelayan, serta pendampingan budidaya kepiting bakau.
Infrastruktur jembatan juga tak luput dari perhatian, khususnya pengaman kiri-kanan dan penerangan di lima titik jembatan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sakirman menegaskan bahwa dirinya akan memperjuangkan semua kebutuhan warga, baik melalui forum resmi DPRD maupun komunikasi dengan pemerintah daerah
“Aspirasi ini bukan sekadar daftar permintaan, tapi kebutuhan nyata masyarakat. Kita tahu air bersih, listrik, kesehatan, dan infrastruktur tani adalah urat nadi kehidupan di Tabalar. Saya akan kawal agar ini menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap masyarakat tetap menjaga semangat gotong royong sambil menunggu realisasi program.
“Tidak semua bisa terwujud sekaligus, tapi saya pastikan setiap reses akan saya jadikan bahan perjuangan agar Tabalar semakin maju,” ujarnya.
Sementara itu, pegawai Kecamatan Tabalar, Rahman, turut mengapresiasi komitmen Sakirman yang selalu turun langsung menyerap aspirasi warga.
Menurutnya, Sakirman tidak pernah lelah melakukan pembinaan di wilayah Tabalar, khususnya Tabalar Muara dan Tabalar Kampung.
“Para petani dan nelayan juga sudah merasakan banyak manfaat dari bantuan yang beliau berikan. Belum lagi gagasan-gagasan yang beliau sampaikan untuk kemajuan pertanian dan nelayan di sini. Semoga hal ini dapat terus dilakukan ke depan,” pungkasnya. (*)
