TANJUNG REDEB – Senam peregangan adalah olahraga yang dianggap sederhana, namun cukup bermanfaat bagi pekerja dan pelajar pada aktivitas sehari-hari.
Senam ini sudah dipopulerkan oleh para perawat, tenaga medis, hingga pegawai di lingkungan UPTD Puskesmas Kampung Bugis sebagai aktivitas positif pagi di kantor yang bisa menunjang performa pelayanan publik.
Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Redeb, Datik Yuli Darwati, mengatakan, aktivitas tersebut menjadi penting dilakukan bila pekerjaan tersebut berkaitan dengan pelayanan publik.
Menurutnya, memberikan aura positif kepada pasien dan keluarganya menjadi kunci penilaian yang baik atas kualitas layanan yang diberikan.
“Karena pelayan publik, khususnya di bidang kesehatan, harus bisa memberikan pengaruh positif di lingkungan kerja,” kata Datik Yuli, Minggu (8/6/2025).
Dia menyampaikan, tak perlu gerakan seperti senam jantung sehat yang dapat menunjang kesehatan sebelum bekerja. Cukup dengan gerakan sederhana, sudah bisa membuat sirkulasi darah menjadi lancar.
Dia mencontohkan gerakan yang dilakukan bisa berupa peregangan di bagian leher, bahu, punggung, pergelangan tangan dan kaki. Menahan masing-masing gerakan selama 8-10 detik, gerakan itu akan membantu otot yang kaku di bagian persendian tubuh menjadi lebih rileks dan santai.
“Gerakan ini sederhana, tapi bisa membuat rileks,” sebutnya.
Gerakan olahraga peregangan sederhana itu juga dianggap dapat menghindarkan cedera dan kram di bagian persendian, termasuk pada bagian punggung.
Selain itu, dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh untuk memudahkan bergerak, mengingat pelayanan kesehatan tak hanya bergerak di meja dan kursi.
Peregangan juga dapat membantu seseorang untuk mengelola stres yang dikendalikan melalui kekuatan otot dan pikiran.
“Ini bisa dijadikan cara untuk manajemen stres saat bekerja,” sebutnya.
Dia berharap, langkah sederhana ini dapat ditiru oleh hampir semua instansi di daerah.
“Ini cara sederhana, tapi sangat membantu dalam melaksanakan tugas pelayanan,” tuturnya. (*/Adv)
