BERAU TERKINI – Setelah bertahun-tahun terbengkalai, akhirnya masjid Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Kampung Tanjung Batu dilanjutkan pembangunannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
Kelanjutan pembangunan masjid IKK di Kampung Tanjung Batu menghabiskan anggaran mencapai Rp6,5 miliar.
Sebelumnya, masjid tersebut dihentikan pembangunannya karena terjadi praktik tindak pidana korupsi.
Sekretaris DPUPR Berau, Bambang Sugianto, mengatakan, pembangunannya dianggarkan pada APBD 2025 dan sempat terlambat karena kendala material.
“Nilai kontraknya Rp6,5 miliar. Namun saat dikerjakan ada beberapa kendala seperti material lambat dan cuaca,” katanya.
Selain itu, asal usul masjid IKK yang sempat menjadi sorotan karena adanya tindak pidana korupsi sebelumnya juga menjadi alasan kenapa sampai terlambat.
Pasalnya, dalam membangun masjid tersebut, semua harus benar-benar jelas dan tidak menimbulkan masalah ketika selesai dibangun.
“Karena itu kan sempat bermasalah hukum. Jadi teman-teman harus super hati-hati. Tidak bisa asal meneruskan pembangunannya. Tunggu betul-betul clean and clear,” paparnya.
Meski sempat terlambat, namun dipastikan masjid tersebut tetap dibangun sesuai dengan kontrak kerja.
“Per hari ini progresnya sudah 84,33 persen. Diperkirakan akan selesai pada pertengahan Februari mendatang,” pungkasnya. (*)
