BERAU TERKINI – Manajemen RSUD dr Abdul Rivai memberikan klarifikasi terkait kondisi pasien berinisial NS, yang sebelumnya menjadi perbincangan di media sosial.

Diketahui, NS merupakan ibu yang bayinya meninggal dunia dalam kandungan, diduga akibat terlambat mendapat rujukan dari Puskesmas Gunung Tabur menuju RSUD dr Abdul Rivai.

Kini, NS dipastikan telah membaik dan diperbolehkan pulang untuk berkumpul kembali bersama keluarganya.

Humas RSUD dr Abdul Rivai, Dani Apriat Maja, menyampaikan, NS telah menjalani perawatan sesuai prosedur dan menunjukkan perkembangan kesehatan yang signifikan.

“Alhamdulillah sudah sehat dan diperbolehkan pulang. Tadi siang (15/12/2025) pulangnya,” ujarnya.

Dijelaskan, selama menjalani perawatan, pihak keluarga sempat mengajukan permohonan agar pasien dipindahkan ke ruang perawatan lain.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi psikologis NS yang masih berduka atas wafatnya sang bayi.

Pihak keluarga juga meminta agar pasien tidak ditempatkan di ruang bersalin karena suara tangisan bayi dapat memicu kesedihan dan trauma.

“Permintaan itu sudah kami respons dengan menempatkan pasien di ruang rawat inap non-bersalin,” jelasnya.

Dengan penanganan medis dan pendekatan psikologis yang diberikan, kondisi NS berangsur pulih hingga akhirnya dinyatakan layak untuk rawat jalan.

Manajemen RSUD dr Abdul Rivai berharap pasien dapat terus menjalani pemulihan dengan dukungan keluarga.

“Kami juga berharap kondisi kesehatan ibu NS semakin membaik ke depannya,” pungkasnya. (*)