BERAU TERKINI – Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025 menjadi momentum bagi Bupati Berau, Sri Juniarsih, untuk menyampaikan pesan penting terkait pembangunan daerah.
Dalam amanat upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati, Senin (10/11/2025), Bupati Sri menekankan perlunya seluruh lapisan masyarakat menjaga kekondusifan sebagai daerah tujuan wisata (DTW).
Sri Juniarsih menyatakan, semangat perjuangan pahlawan untuk kemerdekaan kini harus diwujudkan dalam cara yang berbeda, yaitu dengan bersinergi membangun daerah.
Sebagai daerah dengan tujuan wisata terbaik di Kaltim, menjadi tugas setiap individu di Berau, bersama OPD dan aparat penegak hukum (APH), untuk bahu-membahu menciptakan suasana kondusif.
“Ini harus menjadi perhatian kita semua,” kata Sri Juniarsih.
Menjaga kekondusifan daerah dinilai penting agar proses transisi ekonomi yang sedang difokuskan pemerintah, dari sektor sumber daya alam (SDA) ke sektor wisata, dapat berjalan sesuai target hingga 2045.
“Semangat membangun bersama ini yang mesti kita jaga, ambil semangat perjuangan para pahlawan untuk pembangunan daerah,” tuturnya.
Kepada peserta upacara dari kalangan pelajar dan mahasiswa, Bupati Berau dua periode itu meminta agar mereka menyeimbangkan asupan pengetahuan dengan moral yang baik.
Sekolah dan kampus harus dijadikan tempat untuk menimba ilmu dan belajar menghormati guru, dosen, dan orang tua.
Sri juga secara khusus mendorong generasi muda untuk menjadi motor utama dalam mengenalkan kekayaan wisata di Berau.
Ia mengajak mereka memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk memperluas jangkauan promosi wisata Berau.
“Karena generasi penerus ini menjadi pahlawan daerah di masa yang akan datang,” sebutnya.
Pemerintah pun berkomitmen akan menyiapkan sumber daya pendukung untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas pemuda, guna memiliki daya saing yang tinggi di era globalisasi digital.
Dalam upacara tersebut, pemerintah juga menunjukkan kepedulian terhadap keluarga pejuang.
Sebagai bentuk penguatan fondasi ekonomi, diserahkan bantuan sosial dan usaha senilai Rp3 juta, berupa bingkisan dan bantuan modal kepada para istri dan keluarga veteran. (*/Adv)
