BERAU TERKINI – Kabar membanggakan datang dari dunia literasi Bumi Batiwakkal. Dua perpustakaan sekolah asal Kabupaten Berau sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Prestasi tersebut diraih oleh SDIT Madani yang menyabet Juara 1 tingkat SD. Sementara Perpustakaan SMPN 3 Berau berhasil mengamankan posisi Juara 2 untuk kategori SMP.

Capaian ini mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Dispusip Berau. Kepala Dispusip Berau Yudha Budisantosa menjadikan momentum ini sebagai pelecut semangat bagi sekolah lain.

Ia menilai keberhasilan dua sekolah tersebut membuktikan kualitas pengelolaan perpustakaan di daerah mampu bersaing. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi perkembangan minat baca lokal.

“Prestasi tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan kita punya potensi besar,” ujarnya.

Tuntutan Berinovasi

Yudha menekankan bahwa perpustakaan modern tidak bisa lagi berjalan statis. Pengelola dituntut peka terhadap perubahan kebutuhan pemustaka yang semakin dinamis.

Fungsi perpustakaan kini telah bergeser dari sekadar tempat pinjam buku menjadi pusat kegiatan kreatif. Inovasi program menjadi kunci agar fasilitas ini tetap relevan dan ramai dikunjungi.

Pihaknya mendorong pengelola perpustakaan kampung maupun sekolah untuk terus menggali ide-ide segar. Adaptasi adalah satu-satunya cara memberikan pelayanan prima kepada pengunjung.

“Perpustakaan harus adaptif dan kreatif agar dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Pendampingan Intensif

Dispusip berkomitmen tidak akan membiarkan sekolah berjuang sendirian. Program pendampingan dan pembinaan akan terus digencarkan untuk menjaga standar kualitas pengelolaan.

Kolaborasi lintas sektor juga akan diperluas guna memperkaya program literasi daerah. Tujuannya tentu melahirkan lebih banyak juara baru di masa depan.

Yudha berharap tren positif ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Kemenangan SDIT Madani dan SMPN 3 diharapkan memicu efek domino bagi kemajuan literasi daerah.

“Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat agar perpustakaan lain ikut berkembang,” kuncinya. (ADV)