BERAU TERKINI – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sayyid Muziburrachman, mendorong agar inovasi lokal tidak hanya berhenti sebagai wacana. Menurutnya, ide-ide kreatif dari masyarakat harus diimplementasikan secara nyata untuk mengatasi persoalan klasik di Samarinda.

Persoalan itu diantaranya adalah banjir, ketersediaan air bersih, hingga distribusi energi seperti BBM dan elpiji. Ia mendukung penuh program Bulan Kompetisi Inovasi Menuju Samarinda Berdaya Saing (BAIMBAI) 2025 yang digagas Pemkot Samarinda.

“Kelangkaan energi bukan hanya soal logistik, tapi menyangkut kenyamanan hidup warga,” ujarnya.

Kawal Implementasi Nyata

Sayyid menilai, ajang kompetisi inovasi seperti BAIMBAI adalah wadah yang tepat untuk menjaring solusi langsung dari masyarakat dan aparatur sipil negara. Namun, ia mengingatkan agar inovasi yang lahir dari kompetisi tersebut tidak mandek di atas meja.

Sebagai anggota Komisi III, politisi Golkar ini menegaskan komitmennya untuk mengawal ide-ide tersebut. Ia juga mengajak komunitas kreatif dan generasi muda untuk terlibat aktif dalam proses perencanaan daerah.

Menurutnya, DPRD siap menjadi mitra aktif bagi para inovator agar ide-ide mereka dapat terealisasi. “Inovasi tidak boleh hanya berhenti di atas meja,” tegasnya.

“DPRD siap menjadi mitra aktif agar ide-ide kreatif bisa diimplementasikan secara nyata,” pungkasnya.