BERAU TERKINI – Selebrasi Vinicius Junior usai membobol gawang Benfica menjadi ‘savage moment’, dalam konteks kritik Jose Mourinho di laga sebelumnya.

Selebrasi di menit ke 81 itu seolah menjadi cara Vinicius Junior untuk menegaskan tak ada masalah dari caranya merayakan gol.

Gol tersebut tercipta dalam laga Real Madrid bertemu Benfica di play off leg 2 Champions League, dengan skor akhir 2-1 untuk Real Madrid.

Mengutip laporan Marca, disebut bintang Brasil itu membuktikan dirinya sedang dalam performa terbaiknya.

Kontribusinya sangat dibutuhkan dalam masa krisis yang dilewati oleh klub.

“Selebrasi pekan lalu memicu reaksi penonton saat di Benfica,” tulis Marca.

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior saat mengelabui pemain Benfica. (realmadrid.com)
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior saat mengelabui pemain Benfica. (realmadrid.com)

Di samping sensasi itu, Vinicius Junior menjadi pemain yang bersinar sebulan belakangan ini di Real Madrid.

Bagaimana tidak, penyerang sayap Real Madrid itu menyarangkan 6 gol dari 5 pertandigan.

Gol tersebut selalu tercipta dalam setiap laga penting Real Madrid.

Gerakan anti rasisme yang dikampanyekan fans Real Madrid di Santiago Bernabeu. (realmadrid.com)
Gerakan anti rasisme yang dikampanyekan fans Real Madrid di Santiago Bernabeu. (realmadrid.com)

Menjadika Vinicius Junior sebagai pemain dengan kelas dunia.

Pun saat ini dukungan terus mengalir ke Vinicius Junior melalui kampanye ‘Stop Rasisme’ dalam pertandingan pagi tadi.

Para pendukung Real Madrid membentangkan tulisan ‘No Al Rascismo’.

Dukungan yang diberikan untuk Vinicius Junior atas tindakan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.