BERAU TERKINI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0902/Berau terus menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan fisik tambahan, Satgas TMMD menggali sumur bor di sejumlah titik, termasuk di RT 05 Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur.
Pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Hal itu sejalan dengan tema TMMD tahun ini: “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”
Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke-126 Kodim 0902/Berau, Kapten Arm M Irfan, mengungkapkan, hingga hari kedua pelaksanaan, progres pembangunan sumur bor di Merancang Ulu sudah mencapai 75 persen. Saat ini, personel sedang melakukan pemasangan pipa air menuju rumah warga.
“Sumur bor ini memiliki kedalaman 45 meter dan menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD tahun ini. Kami targetkan segera selesai agar warga bisa menikmati air bersih dalam waktu dekat,” kata Irfan, Minggu (12/10/2025).
Selain di Merancang Ulu, Satgas TMMD juga membangun enam titik sumur bor lainnya yang tersebar di Kampung Suaran, Tumbit Dayak, Labanan Makmur, Labanan Jaya, dan Sambakungan.
Seluruh proyek tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yakni TNI Manunggal Air Bersih (TMAB).
Pasiter Kodim 0902/Berau, Kapten Arm Harri, menjelaskan, program ini bertujuan mengatasi kesulitan warga dalam memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau.
Sebab, selama ini, banyak masyarakat di pedesaan yang masih bergantung pada sumber air terbatas.
“Penyediaan air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kami optimis seluruh pembangunan tujuh titik sumur bor ini dapat diselesaikan tepat waktu,” terangnya.
Dia menambahkan, progres pembangunan sumur bor di titik kedua, Kampung Sambakungan, sudah mencapai 15 persen.
Satgas TMMD terus bekerja maksimal agar seluruh proyek dapat selesai sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong, kami berharap penyediaan air bersih ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan mendukung ketahanan kampung yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
