BERAU TERKINI Penyaluran beras SPHP diharapkan mampu menurunkan harga beras di Berau yang mulai merangkak naik.

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Berau mengungkapkan penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan secara lancar.

Kepala Kantor Perum Bulog Berau Lucky Ali Akbar mengatakan, program SPHP yang dijalankan oleh Bulog bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran, khususnya di tengah kondisi harga yang masih terbilang tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Lucky Ali Akbar optimis, ketersediaan beras SPHP berkualitas medium dengan harga terjangkau, tekanan terhadap harga di pasar bisa dikurangi secara bertahap.

“Program SPHP ini tentu berpengaruh dalam menstabilkan harga beras, meski saat ini harganya belum turun signifikan, tapi diprediksi ke depannya harga akan kembali stabil, sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk tetap bisa mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Lucky Ali Akbar, Senin (15/9/2025).

Dirinya menyampaikan, distribusi beras SPHP juga dilakukan ke wilayah terpencil dan pedalaman. Di mana saat proses distribusi itu, Perum Bulog Berau turut menggandeng TNI dan Polri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Beras SPHP akan selalu tersedia, termasuk bagi masyarakat di pedalaman. Kami bekerja sama dengan TNI Polri untuk memastikan distribusi berjalan hingga ke pelosok,” katanya.

Lebih lanjut, Lucky menyebut bahwa saat ini Bulog tidak lagi melakukan penyerapan dalam skala besar, agar produksi beras dari petani lokal dapat diserap oleh sektor swasta.

“Kebijakan ini diyakini dapat mendorong perputaran ekonomi petani, sekaligus menciptakan ekosistem pasar beras yang sehat di tingkat lokal,” tandasnya.

Selain itu, Lucky Ali Akbar mengungkapkan pihaknya juga telah berhasil menyerap sebanyak 500 ton gabah asli hasil panen petani lokal di Kabupaten Berau.

Penyerapan ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan beras sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, saat ini stok beras di gudang Bulog Berau telah mencapai sekitar 700 ton. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di wilayah Kabupaten Berau hingga akhir tahun 2025, termasuk di wilayah-wilayah pedalaman.

“Dengan jumlah stok saat ini, kami pastikan kebutuhan masyarakat dapat tercukupi hingga penghujung tahun. Apalagi, dalam musim tanam kedua ini saja, kami berhasil menyerap sekitar 200 ton gabah lokal,” jelasnya.