BERAU TERKINI – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Kecamatan Tabalar.
Hal itu disampaikan saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan beberapa waktu lalu.
Menurut Sakirman, mayoritas usulan yang disampaikan para kepala kampung masih berkutat pada kebutuhan mendasar, seperti pembangunan dan peningkatan jalan kampung, penyediaan air bersih, hingga perbaikan sistem drainase.
Ia menilai, usulan tersebut sudah seharusnya masuk dalam skala prioritas Pemerintah Kabupaten Berau.
“Saya kira usulan-usulan itu memang wajib menjadi perhatian utama dan masuk prioritas realisasi. Terlebih, program-program yang sudah berjalan, seperti pembangunan jalan kampung, perlu dilanjutkan secara berkesinambungan,” ujar politisi PKS ini, Senin (9/2/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Sambaliung, Tabalar, dan Kelay ini juga menyoroti sektor pertanian di Tabalar.
Ia juga meminta Pemkab Berau memaksimalkan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi mengingat wilayah tersebut kini mulai berkembang sebagai salah satu lumbung padi di Bumi Batiwakkal.
“Tabalar ini punya potensi besar. Banyak lahan persawahan baru yang sudah dibuka. Totalnya kurang lebih mencapai 400 hektare. Kalau itu dimaksimalkan, ini akan berdampak pada peningkatan hasil panen,” jelasnya.
Meski demikian, Sakirman turut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan di wilayah pedesaan.
Ia secara khusus menyinggung alokasi anggaran dan pembangunan yang cukup masif di Kecamatan Buyung-Buyung.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati dan jajaran Pemkab Berau atas kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah kampung,” paparnya.
“Pembangunan yang dilakukan sejauh ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Ia menambahkan, berbagai program pembangunan tersebut tidak hanya mendorong peningkatan kesejahteraan warga, tetapi juga mendukung kelancaran program-program strategis pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.
“Antusiasme masyarakat sangat terlihat. Mereka gembira dan merasa diperhatikan dengan pembangunan yang saat ini berjalan,” pungkasnya. (*/Adv)
