BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, secara resmi melantik tujuh orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau, meliputi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan Jabatan Administrator.

Pelantikan ini digelar di Ruang Pertemuan Sangalaki, Selasa (2/12/2025), bertepatan dengan peringatan HUT KORPRI ke-54.

Adapun tujuh pejabat yang menempati posisi baru, sebagian besar mengisi posisi yang kosong melalui seleksi terbuka.

Untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Abdul Madjid, sebelumnya Sekretaris Disbudpar Berau, kini menjabat Kepala Dinas Perikanan.

Lalu, Mulyadi, sebelumnya Kepala Bagian Kesra Setda Berau, kini menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sementara itu, ada lima orang yang dilantik dalam Jabatan Administrator (Eselon III).

  1. Risma Rosehan, yang sebelumnya Kepala Bidang SDM Satpol PP Berau, kini menjadi Sekretaris Satpol PP Berau.
  2. Lani Herniawati kini menjabat Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Berau.
  3. Mustaring mendapatkan amanah Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Disdik Berau.
  4. Sumiaty diserahi tugas sebagai Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Berau.
  5. Anang Wahananto mendapat tugas baru sebagai Kepala Bidang Pengembangan Permukiman, Penataan Bangunan, dan Jasa Konstruksi DPUPR Berau.

Sri Juniarsih menegaskan, loyalitas, integritas, dan komitmen merupakan sikap utama yang wajib dimiliki para pejabat yang baru dilantik.

Dia juga memastikan, proses penilaian dan penempatan pejabat dilakukan secara objektif berdasarkan rekam jejak pengabdian tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Sri Juniarsih mengingatkan, momen pelantikan ini bertepatan dengan Bulan Hakordia (Hari Antikorupsi Sedunia), sehingga menjadi pesan kuat bagi pejabat untuk berkomitmen menghindari perilaku korupsi.

“Korupsi bukan hanya perkara uang, namun juga memastikan waktu yang diberikan sepenuhnya untuk pelayanan maksimal kepada masyarakat. Jangan sampai tidak masuk kantor tanpa alasan,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih juga menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja baru. 

Ia menuntut agar roda pelayanan publik dijalankan secara profesional, penuh integritas, dan sesuai dengan janji jabatan serta pakta integritas yang telah ditandatangani.

Mengenai loyalitas, Sri Juniarsih menyampaikan, komitmen ini harus dipegang teguh untuk mendukung visi dan misi pembangunan daerah. 

Ia mengajak semua pimpinan untuk membangun iklim kerja yang kondusif, karena kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh energi positif di dalam organisasi perangkat daerah.

“Tidak ada superwoman (atau superman), kita adalah super tim,” ujarnya,

Dia juga menekankan pentingnya komunikasi intensif dan kolaborasi dalam setiap pengambilan kebijakan.

Terakhir, Sri Juniarsih mengingatkan agar pimpinan tidak alergi terhadap kritik publik. 

“Informasi digital saat ini sangat cepat menyebarkan informasi. Kita harus melek dan bekerja lebih baik lagi. Loyalitas itu wajib dilakukan untuk visi misi daerah,” pungkasnya. (*/Adv)